Jangan Abai, Ayo Tetap Patuhi Protokol Kesehatan Covid-19

    Juru Bicara Makassar Recover, Henni Handayani. (IST)

    BERITA.NEWS, Makassar – Saat ini kasus covid-19 di Kota Makassar, Sulawesi-selatan (Sulsel) terjadi penurunan sangat signifikan. Hal ini sesuai dengan Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar.

    Dalam data Dinkes Kota Makassar, per tanggal 9 Desember 2021, konfirmasi kasus covid19 dalam masa perawatan di Kota Makassar sebanyak 18 orang. Terdapat 0 kasus Pasien follow up. Data ini juga menuliskan sebanyak 47.612 orang dinyatakan sembuh.

    Boleh dinyatakan bahwa penyebaran covid19 di Kota Makassar telah berhasil dikendalikan. Pemerintah Kota Makassar terus berupaya dalam memutus penyebaran virus covid19 di Kota Makassar.

    Beberapa waktu lalu, Walikota Makassar Mohammad Ramdhan Danny Pomanto mengakui bila Kota Makassar berada dalam lingkaran zona kuning dalam penyebaran virus covid-19. Dikatakan saat itu, hal ini melalui perjalanan dengan berbagai usaha dalam menekan laju pergerakan covid di masyarakat.

    Danny Pomanto mengakui hal tersebut tidak terlepas dari peranan semua pihak yang telah mendukung berjalannya Makassar Recover. “Alhamdulillah jumlah warga terpapar saat ini makin berkurang yang sama halnya mengantarkan Makassar turun level ke tingkatan dua dan berubah warna yang tadinya zona merah dengan jumlah penderita covid yang tinggi sekarang sudah kuning atau penderita covid minim,” kata Danny Pomanto beberapa waktu lalu.

    Meski kasus covid19 di Kota Makassar telah melandai, Juru Bicara Makassar Recover, Henni Handayani mengingatkan seluruh masyarakat Kota Makassar tetap menjalankan protokol kesehatan (protkes) covid19 standar Kementerian Kesehatan RI. Sebab, demikian memperhatikan dan mematuhi protkes covid19 salah ikhtir agar Kota Makassar terbebas dari virus covid19, sekaligus jalan memulihkan kembali kehidupan normal masyarakat. Dan memulihkan kesejahteraan dan perekonimian.

    “Saya ingatkan seluruh masyarakat agar tetap waspada meski kasus covid19 telah menurun. Tugas kita tetap patuhi protkes covid19. Tetap pakai masker. Rajin mencuci tangan. Konsumsi vitamin dan jaga kesehatan. Minimalisir berkerumun dan segera periksakan diri ke dokter bila kondisi tubuh kurang sehat,” kata Henni Handayani, Selasa 14 Desember 2021.

    Henni Handayani menuturkan, terdapat gejalan yang harus diwaspadai di masa pandemi covid19. Pertama demam. Kondisi meningkatnya suhu tubuh hingga lebih dari 38º C. Demam menandakan adanya penyakit atau kondisi lain di dalam tubuh. Kedua, batuk adalah respon alami tubuh sebagai sistem pertahanan untuk mengeluarkan zat dan partikel dari dalam saluran pernapasan.

    Ketiga sesak nafas, lanjut Henni Handayani. Sesak napas adalah kondisi ketika Anda kesulitan dalam bernapas atau tidak cukup mendapat asupan udara.

    “Gejala yang perlu diwaspadai lainnya gangguan pernafasan. Bila mendapati gejala tersebut, diharapkan segera periksakan ke dokter atau rumah sakit terdekat,” kata Henni.

    Sebagai langkah penanganan dan pencegahan, tambah Henni Handayani, selalu menjaga kebersihan dengan rajin cuci tangan. Memakai masker apalagi bila sedang flu. Dan menjaga jarak.

     

    Al Ullah Azhar