Kejar PPKM Level 1, Vaksinasi Lansia di Temanggung Masih Kurang 2 Persen

Petugas tenaga kesehatan saat memeriksa kondisi seorang lansia yang akan menjalani vaksinasi.

BERITA.NEWS, Temanggung – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung, Jawa Tengah, terus mendorong warganya mengikuti vaksinasi, terutama untuk kalangan lanjut usia (lansia), meski capaian program vaksinasi di wilayah ini sudah di atas 70 persen.

Masyarakat, terutama lansia, diharapkan untuk mendatangi sentra-sentra layanan vaksinasi yang telah disediakan.

Plt Kepala Dinkes Kabupaten Temanggung Kristi Widodo, mengatakan bahwa minimal 70 persen masyarakat yang divaksinasi maka sudah mampu tercipta herd immunity, namun pihaknya terus meningkatkan menjadi 80 persen.

“Minimal 70 persen sudah mampu tercipta herd immunity, namun tetap ditingkatkan hingga sekitar 80 persen warga mendapat vaksinasi Covid-19,” kata Kristi Widodo, Jumat (3/12/2021).

Menurut Kristi Widodo, cakupan vaksinasi Covid-19 untuk usia berisiko perlu ada peningkatan, yakni para lansia yang capaiannya masih 58,18 persen. Untuk mencapai level I, cakupan vaksinasi lansia minimal 60 persen.

Baca Juga :  Rindam XIV Hasanuddin Canangkan Zona Integritas Bebas Korupsi

“Temanggung masih kurang dua persen untuk cakupan vaksinasi lansia, sehingga dipacu agar setidaknya satu minggu ke depan bisa 60 persen,” harapnya.

Jika kelompok lansia yang menerima vaksin sudah mencapai 60 persen, maka Temanggung sudah masuk pada PPKM level 1. Saat ini, karena cakupan vaksinasi lansia belum mencapai target, meski indikator lain sudah memenuhi, maka Temanggung tetap pada PPKM level 2.

“Oleh karena itu, seluruh petugas di lapangan diharapkan berkonsentrasi untuk melaksanakan vaksinasi pada lansia. Vaksinasi ini pada dosis pertama dan kedua. Apalagi lansia masuk kelompok rentan, sehingga sangat diprioritaskan,” tegasnya.

Berdasar data dari Dinas Kesehatan, lanjutnya, jumlah lansia yang divaksin untuk mencapai target 60 persen sebanyak 950 orang.

Baca Juga :  Kuasa Hukum Korban Pembunuhan di Jeneponto, Sayangkan Kasusnya Mandek 5 Tahun

Karena itu, kata Kristi, pihaknya akan mempercepat vaksinasi pada lansia, apalagi menjelang libur Natal dan tahun baru (Nataru).

Harapannya, segera terbentuk antibodi pada Covid-19 di tubuh lansia dan semakin mantap terbentuk kekebalan komunitas.

Meski vaksinasi terus digencarkan, pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan ketat. Janga pernah kendor. Terutama memakai masker saat beraktivitas, menjaga jarak, mencuci tangan, dan juga menghindari kerumunan.

  • Yon