Cegah Corona di Akhir Tahun, Pemkab Soppeng Keluarkan Edaran untuk Pedagang

Surat Eedaran Pemkab Soppeng untuk Masyarakat. (IST)

BERITA.NEWS, Soppeng – Berbagai cara yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam mencegah penyebaran Covid-19 di kalangan masyarakat.

Kali ini, Pemkab Soppeng mengeluarkan aturan bagi masyarakat. Terutama para pedagang. Mereka yang melanggar aturan atau edaran yang dikeluarkan akan diberikan sanksi.

Saat ini, satuan tugas penanganan covid-19 Kabupaten Soppeng menggencarkan pelaksanaan Vaksinasi hingga di Desa-Desa di Wilayahnya.

Percepatan Vaksinasi untuk memenuhi target 70 persen akhir Desember 2021, Satgas covid-19 Kabupaten Soppeng mengeluarkan surat edaran dengan nomor 1450/Satgas covid-19/XII/2021, Sabtu 04/12/2021 malam.

Menindaklanjuti perintah Presiden Republik Indonesia dan hasil pertemuan Forum komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Soppeng tanggal 2 Desember 2021 tentang percepatan cakupan Vaksinasi.

Semua pelaku usaha di Kabupaten Soppeng Wajib dan Proaktif melakukan percepatan Vaksinasi covid-19 dosis pertama dan dosis kedua, serta mengajak seluruh keluarga, Kerabat dan masyarakat untuk melakukan vaksinasi covid-19.

Baca Juga :  Miliki 18 Desa Mandiri, Sekda Bone: Bukti Sinergitas Program Dana Desa dan Pemda

Bagi pedagang pasar tradisional, karyawan toko modern, pemilik serta karyawan restoran/rumah makan dan warung kopi Wajib melaksanakan vaksin covid-19, kecuali dapat memperlihatkan surat keterangan dokter bahwa bersangkutan tidak bersyarat untuk Vaksinasi.

Pelanggaran atas Kewajiban Vaksin Covid-19 tersebut diatas dapat diberikan Sanksi berupa Peringatan, Pencabutan izin usaha dan Penutupan tempat usaha.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Sulsel akan terus berupaya untuk mempercepat program vaksinasi. Terutama jelang tahun baru.

Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman menyampaikan arahannya untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus Covid-19, utamanya jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Menurut Andi Sudirman, salah satu upaya yang menjadi fokus pemerintah dalam mengantisipasi lonjakan Covid-19 yakni memaksimalkan target capaian vaksinasi dengan menghabiskan stok vaksin yang ada.

Baca Juga :  Satlantas Polres Sinjai Siap Beri Pelayanan Pengawalan Secara Gratis, Ini Nomor Kontaknya

“600 ribu (sisa stok) vaksin bisa kita selesaikan di bulan ini dengan melibatkan seribu tenaga kesehatan dari tujuh rumah sakit, termasuk dari kampus, instansi vertikal dan rumah sakit swasta untuk semua bantu vaksinasi di lima kabupaten terbawah capaian vaksinasinya,” kata Sudirman.

Rencananya, kata Andi Sudirman, pelaksanaan vaksinasi di lima daerah terbawah ini akan mulai dilaksanakan pada Sabtu pekan ini hingga selama tujuh hari ke depan.

Dengan begitu, ia meminta kepada Dinas Kesehatan, Kodam XIV Hasanuddin , dan Polda Sulsel, serta BIN Sulsel untuk bersinergi melaksanakan vaksinasi.