Pemprov Sulsel Janjikan Rp 200 M Kota Makassar di APBD 2022

Plt Gubernur Sulsel di HUT Kota Makassar (Ist)

BERITA.NEWS, Makassar – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman janjikan bantuan keuangan daerah sebesar Rp 200 miliar untuk Kota Makassar di APBD tahun 2022 mendatang.

Hal itu dikatakan Plt Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dalam sambutannya saat peringatan hari ulang tahun (HUT) Kota Makassar ke 414 di Anjungan Pantai Losari, Selasa (9/11/2021).

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus hadir mendorong pembangunan di Kota Makassar. Tahun ini, kita gelontorkan (APBD Provinsi) sekitar Rp 100 Miliar, insya Allah tahun depan kita akan gelontorkan dua kali lipat sekitar Rp 200 Miliar untuk Kota Makassar, kita sudah ajukan di DPRD,” ujarnya.

Baca Juga :  Naoemi Octarina Hadiri Gebyar PAUD Insan Masagena 2021

Andi Sudirman pun menyampaikan, beberapa rencana pembangunan yang akan dilakukan di Kota Makassar. Salah satunya rumah sakit bertaraf internasional yang akan dibangun oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Di Sulawesi Selatan akan dibangun Rumah Sakit bertaraf internasional OJK (otak jantung dan kanker). Ini kita dorong (pembangunan) di Makassar untuk hadir dan ini menjadi representatif untuk wilayah Indonesia Timur,” ungkapnya.

“Kami juga kemarin bahas terkait tol di Pettarani, kita dorong untuk pembangunan tol menuju Makassar New Port (MNP). Harapannya adalah Makassar new port menjadi hub untuk pelabuhan di Indonesia bagian Indonesia Timur dan Tengah ini akan terbangun tol dan langsung cepat dan langsung menuju ke eksisting tol yang kemudian distribusinya ke utara dan selatan lebih cepat,” jelasnya.

Baca Juga :  Milad ke 109, Plt Gubernur Sulsel Puji Peran Muhammadiyah Tangani Covid-19

Dengan hadirnya tol menuju MNP, kata dia, akan mempercepat arus barang yang akan dikirim melalui pelabuhan tersebut.

“Kalau arus barang cepat dan berjalan dengan baik, Insya Allah perputaran perekonomian akan cepat, apalagi Makassar New Port itu adalah pelabuhan dengan kedalaman sampai minus 20 meter, lebih dalam dibandingkan Surabaya. Bahkan lebih luas dari yang di Surabaya dan di Tanjung Priok. Perencanaan sekitar 1000 hektar,” terangnya.

 

Andi Khaerul