Tantang Kabupaten dan Kota Tingkatkan Ekspor, Reward Bantuan Keuangan Rp 10 Miliar

BERITA.NEWS, Makassar – Plt Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, mendorong kabupaten kota menggenjot ekspor. Daerah yang mampu memperkuat dan meningkatkan ekspornya, diberikan reward khusus bantuan keuangan. Minggu (31/10/2021).

“Daerah kabupaten kota yang memiliki kekuatan dan perhatian pada peningkatan ekspor yang kuat, akan ada penilaian tersendiri dan berpengaruh pada bantuan keuangan daerah bawahan. Termasuk di angka stunting dan kemiskinan, akan kita berikan bantuan khusus variable penambah nilai bantuan keuangan,” ucapnya.

Ia menyampaikan, peningkatan ekspor ini juga merupakan bagian dari harapan Presiden Jokowi. Olehnya itu, bagi daerah yang meningkatkan ekspornya, akan ada variabel khusus penambahan bantuan keuangan daerah senilai Rp 500 juta hingga Rp 10 miliar.

Baca Juga :  Zulkifli Hasan Minta Kader PAN Sulsel di Legislatif Bantu Plt Gubernur Tangani Covid-19

“Kalau menggeliat, hingga Rp 20 miliar kita bisa berikan,” imbuhnya.

Apresiasi diberikan kepada daerah, karena dapat menggunakan infrastruktur yang telah dimiliki untuk meningkatkan ekspor. Sehingga, stok ekspor tetap tersedia. Demikian juga penerbangan langsung untuk ekspor, tetap memiliki muatan.

Namun ia menekankan, menjaga lingkungan adalah yang terpenting. Baik itu untuk ekspor pertanian, kelautan dan perikanan.

“Tentunya dengan green economy atau suistanable, artinya berkelanjutan, bukan ditangkap dengan cara tidak bagus (illegal) dan tidak biasa (merusak lingkungan). Ini potensi alam kita dan bisa kita manfaatkan dengan baik,” ujarnya.

Baca Juga :  Ruangan Staf Ahli Gubernur Sulsel Kurang Terurus, Plafon Bocor, Terancam Ambruk

Ia juga meminta dinas terkait untuk ikut berperan dalam memberikan layanan dan menjaga agar stok tetap terjaga. Sehingga, fasilitas yang dihadirkan bisa dimanfaatkan dengan baik, termasuk infrastruktur perhubungan.

“Penerbangan ke Hongkong kapasitasnya 30 ton, yang dikirim tadi 11 ton. Jadi ini bisa diisi dengan ekspor lainnya. Ini tugas kepala dinas, agar layanan penerbangan ini tidak berhenti,” terangnya.

Andi Khaerul