Ribuan Personel Gabungan Dikerahkan Kawal Aksi Buruh

Buruh menggelar aksi memperingati Hari Nuruh atau May Day di Jakarta, Sabtu (1/5/2021). Dalam aksinya mereka meminta pemerintah untuk mencabut Omnibus Law dan memberlakukan upah minimum sektoral (UMSK) 2021. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/hp.

BERITA.NEWS, Jakarta – Polres Metro Jakarta Pusat mengerahkan 1.955 personel gabungan dari TNI, Polri serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk mengawal aksi penyampaian massa dari Aliansi Buruh di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (28/10/2021).

“Ada 1.955 personel gabungan TNI-Polri dan Pemprov yang dikerahkan,” kata Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat AKP Sam Suharto saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

Sementara itu, Ditlantas Polda Metro Jaya telah menyiapkan rekayasa lalu lintas.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan bahwa penutupan arus lalu lintas di sekitar Kawasan Patung Kuda seperti Jalan Medan Merdeka Selatan masih bersifat situasional.

Baca Juga :  Kapasitas Tempat Wisata di Jakarta Dipangkas Jadi 25 Persen

“Kalau massa membludak kemungkinan nanti akan ada penutupan nanti di sekitar Patung Kuda, Kemudian putaran Harmoni dan di Kedubes Amerika Serikat, tapi lihat situasi ya,” kata dia.

Sambodo menjelaskan apabila jalan-jalan tersebut ditutup, otomatis jalur bus TransJakarta juga ditutup sehingga akan dialihkan ke ruas jalan lain.

Sebelumnya, ribuan massa dari berbagai elemen buruh yang tergabung dalam Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) berencana menggelar aksi unjuk rasa.

Aksi unjuk rasa itu dalam rangka evaluasi dua tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Rencananya aksi unjuk rasa akan dimulai pukul 11.00 WIB di Kedutaan Besar Amerika Serikat.

Baca Juga :  PPKM di Jakarta Kembali Naik Jadi Level Dua

Nantinya ribuan buruh akan berjalan (longmarch) hingga ke Istana Kepresidenan.

“Iya rencananya seperti itu dari Gebrak 1.000 orang,” kata Ketua Umum Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (Kasbi) Nining Elitos dalam keterangannya.

  • ANTARA
Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!