56 Ribu Sehari Capaian Vaksinasi PKK Sulsel, Andi Sudirman: Kekuatan Ibu-ibu Menggerakkan Warga

Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Apresiasi Tim PKK (ist)

BERITA.NEWS, Makassar –  Ramah Tamah dan Apresiasi Program Kebut Vaksinasi Tim Penggerak PKK Se Sulsel, dilaksanakan di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Sulsel, di Jalan Yusuf Daeng Ngawing, Rabu, 20 Oktober 2021.

Sebelumnya, TP PKK Sulsel telah menyiapkan hadiah bagi daerah dengan tingkat vaksinasi terbanyak pada program Kebut Vaksinasi Covid-19, yang digelar secara serentak di 24 kabupaten/kota. Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, dan Plt Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel Naoemi Octarina, hadir langsung untuk menyerahkan piagam, hadiah dan uang tunai.

Hadiah istimewa sebagai bentuk apresiasi kepada terbaik 1, terbaik 2 dan terbaik 3. Pengumuman pemenang juga telah diumumkan pada Rapat Paripurna Istimewa 352 Tahun Sulsel, di Kantor DPRD Sulsel, Selasa kemarin, 19 Oktober 2021.

Adapun pemenang pertama tingkat kabupaten/kota, Juara 1 Kabupaten Gowa, Juara 2 Kabupaten Pinrang, dan Juara 3 Kabupaten Enrekang. Sedangkan untuk tingkat kecamatan, Juara 1 Kecamatan Soreang Kota Parepare, Juara 2 Kecamatan Tarowang Kabupaten Jeneponto, dan Juara 3 Kecamatan Bantimurung Kabupaten Maros.

Untuk tingkat desa dan kelurahan, Juara 1 diraih Kelurahan Amasangan, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Juara 2 Desa Buntu Tangti, Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja, dan Juara 3 Desa Lompoloang, Kecamatan Pitungpanua, Kabupaten Wajo.

Ketua Panitia, Haeryah Bohari menyampaikan, capaian vaksinasi dalam sehari yang dilakukan oleh PKK di Sulsel pada 29 September lalu sebanyak 56.910 vaksinasi. Pemenang ditetapkan dengan beberapa pertimbangan. Diantaranya, capaian tertinggi diambil dari data yang terimput ke aplikasi P-Care, serta kecepatan dan ketepatan pemasukan data. Data yang masuk ke panitia pengumpul data, kemudian dikonfirmasikan dengan data Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel.

Baca Juga :  Batas Pendaftaran 5 Hari, Pemprov Sulsel Resmi Buka Lelang Jabatan 15 Kepala OPD

“Alhamdulillah, pelaksanaan Kebut Vaksinasi Covid-19 serentak TP-PKK berjalan dengan baik dan memuaskan. Ini tentu saja support dari Pemprov Sulsel dan merupakan inisiatif dari Bapak Plt Gubernur untuk melibatkan PKK dalam program ini,” kata Plt Ketua TP PKK Sulsel, Naoemi Octarina.

Ia menyebutkan, di Sulsel terdapat 3.047 desa/kelurahan yang juga didalamnya terdapat TP PKK. Sehingga, bagaimana kekuatan ibu-ibu PKK dapat dimanfaatkan untuk bisa mewujudkan program vaksinasi ini.

Naoemi juga menyampaikan, untuk keberlanjutan program ini, sebanyak sembilan mobile vaccinator milik Pemprov Sulsel akan diterjunkan ke kabupaten kota.

“Mobile vaccinator kita nanti akan diterjunkan ke Jeneponto, sehingga melalui TP PKK bisa tercapai 30 ribu yang bisa divaksin. Alhamdulillah semua mendapat support dan terima kasih banyak atas supportnya terhadap program PKK,” ujarnya.

Sementara, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan apresiasi atas capaian jumlah warga yang divaksin 56 ribu.

“Dalam satu hari PKK sebanding dengan 15 hari mobile vaccinator kami bergerak. Inilah sebenarnya kekuatan ibu-ibu dalam menggerakan warga untuk divaksin. Karena vaksinasi ini menyangkut masalah kesehatan. Dan kesehatan ini sangat dekat dengan keluarga dan tumpuannya itu ibu rumah tangga,” terangnya.

Baca Juga :  Pelaku Wisata Diminta Saling Mengingatkan Terkait Protokol Kesehatan

Terkait rencana mobile vaccinator Kebut Vaksinasi Sulsel yang akan diturunkan ke kabupaten kota berkolaborasi dengan TP PKK, diawali bergerak dari yang paling membutuhkan, dari banyaknya penduduk dan tingkat vaksinasi. Demikian juga dengan tujuh rumah sakit provinsi yang menangani vaksinasi, juga akan diturunkan untuk membantu.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Buntu Tangti, Kecamatan Mengkendek Kabupaten Tana Toraja, Muhammad Parinding, mengatakan, hal yang pertama kali dilakukan adalah memperbaiki data vaksinator, dan siapa yang belum divaksin. Sehingga, penggenjotan vaksinasi bisa dilakukan dengan mudah.

“Kemudian memang di desa kami niatnya agar seluruh masyarakat desa yang ada itu bisa tervaksin secepat mungkin, agar kehidupan bisa berjalan dengan normal. Untuk itu, kami sadar untuk berbarengan dengan warga, sehingga dalam sehari di desa kami berhasil memvaksin 299 orang,” bebernya.

Andi Khaerul