Sari Pudjiastuti Akui Terima Uang dari Haji Momo dan PT Makassar Indah Graha Sarana

BERITA.NEWS, Makassar – Aliran uang dugaan suap dan gratifikasi yang diberikan kontraktor Nurwadi Bin Pakki alias Haji Momo dan Jhon Theodore dari PT Makassar Indah Graha Sarana (MIGS) diakui mantan Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (BPBJ) Pemprov Sulsel, Sari Pudjiastuti saat bersaksi <span;>di sidang tipikor Pengadilan Negeri Makassar, Kamis 14 Oktober 2021.

Sari Pujiastuti mengaku, memang pernah menerima sejumlah uang dari beberapa kontraktor yang mengikuti tender di BPBJ Pemprov Sulsel.

“Iya benar saya menerima uang, tapi saya sudah kembalikan semua ke rekening penampungan KPK,” ungkap Sari dalam kesaksiannya.

Sari Pujiastuti juga menjelaskan menerima uang dari kontraktor atas nama Haji Momo sebesar Rp 1M dan uang Rp 1 M dari PT MIGS (Jhon Theodore)

Dijelaskan Sari, setelah mengambil uang dari Haji Momo, dia langsung menyimpan di kediaman ponakannya di Perumahan Anging Mamiri, Kota Makassar.

Baca Juga :  Tak Diketahui NA, Sari Ngaku Salah Terima Uang Kontraktor

Di situ, dia memindahkan uang tersebut dari kardus ke koper warna kuning. “Saya bawa uang itu rumah keponakan saya di perumahan Anging Mamiri dan saya pindahkan ke koper kuning, ” urainya.

Sedangkan untuk permintaan Rp1 miliar lainnya dari pihak PT MIGS,  Sari Pudjiastuti menghubungi Hajja Indar, bawahan Jhon Teodore.

Kata Sari, saat itu dia langsung mendatangi kantor PT Makassar Indah di bilangan Jalan Yos Sudarso Makassar. “Setelah itu, saya mencari tahu tentang Hajja Indar, saya ke kantor Makassar Indah di Jalan Yos Sudarso. ”

“Jadi saya tidak turun dari mobil, Hajja Indar naik ke mobil saya dan saya sampaikan perintah bapak (Nurdin Abdullah), Hajja Indar bilang dia mau sampaikan ke pimpinannya, Jhon Teodore, ” tuturnya.

Baca Juga :  Hakim Ketua Sebut Ada Saksi Bohong di Sidang Kasus NA

Tak lama kemudian, lanjut Sari, Hajja Indar langsung menyiapkan uang Rp1 miliar yang disimpan dalam tas ransel.

Lagi – lagi uang Rp1 miliar itu kembali dibawa Sari Pudjiastuti ke kediaman ponakannya di perumahan Anging Mamiri dan dimasukkan ke koper kuning yang sama.

Sari menyebut bahwa uang tersebut tidak diserahkan langsung kepada Nurdin Abdullah melainkan melalui pengawal Salman Natsir, eks Ajudan Nurdin Abdullah.

Uang tersebut diserahkan kepada Salman di basement apartemen Vida view, Jalan Boulevard, Kota Makassar.