Pembelajaran Tata Muka Terbatas di Sinjai Dihentikan, Ini Penyebabnya

Kepala Dinas Pendidikan Sinjai, Andi Jefrianto Asapa.

BERITA.NEWS, Sinjai – Pembelajaran tatap muka (PTM) di Kabupaten Sinjai kembali dihentikan setelah beberapa hari sempat dilaksanakan.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Sinjai Andi Jefrianto Asapa saat dikonfirmasi, Sabtu (17/7/2021).

“Iya betul ndi, sesuai saran dari Satgas Covid Kabupaten Sinjai dan arahan Bupati,” ungkapnya.

Alasan mendasar ditutup dan dihentikannya PTM terbatas ini, kata Andi Jefrianto karena Kabupaten Sinjai saat ini masuk zona oranye penyebaran Covid-19.

“Berdasarkan zona tentang penyebaran Covid-19, Kabupaten Sinjai sebelumnya masuk di zona kuning dan sekarang naik ke zona oranye, maka PTM terbatas untuk sementara ditiadakan sambil menunggu kembali Sinjai berada pada zona kuning,” jelasnya.

Baca Juga :  Bantuan Beras Mulai Disalurkan ke Warga, Bupati Semarang: Wujud Perhatian Pemerintah

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, dr. Emmy Kartahara Malik mengungkapkan naiknya status Sinjai ke zona oranye diakibatkan adanya tambahan Positif Covid-19.

“Per tanggal 16 Juli 2021, ada tambahan 17 orang terkonfirmasi positif Covid-19 yang berasal dari Kecamatan Sinjai Barat, Sinjai Borong, Sinjai Utara, Sinjai Timur, Tellulimpoe dan Pulau IX,” ungkapnya.

Baca Juga :  Dirikan Dapur Umum, Mbak Ita Bagikan Makanan Siap Saji ke Warga Isoman dan Terdampak Pandemi

dr. Emmy menyebutkan update data per tanggal 16 Juli 2021 dimana total konfirmasi positif Covid-19 mencapai 3.031.

“Yang sudah sembuh sebanyak 2904, meninggal dunia 28 orang, dan konfirmasi aktif atau yang sementara menjalani penyembuhan sebanyak 99 orang,” sebutnya.

  • Sulfikar