Langgar Prokes, PTM di 4 SD Dihentikan dan 1 Sekolah Ditegur Keras

Salah satu sekolah dasar yang mendapatkan sanksi dari Dinas Pendidikan Sinjai.

BERITA.NEWS, Sinjai – Sebanyak lima Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Sinjai mendapat sanksi dari Dinas Pendidikan karena melanggar protokol kesehatan (prokes) yang menjadi syarat ketentuan dalam melaksanakan proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.

Kelima sekolah itu diantaranya, SDN 1 Balangnipa, SDN 4 Balangnipa, SDN 125 Karampue, SDN 102 Lappa, SDN 139 Larea-rea.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai Andi Jefrianto Asapa mengungkapkan dari kelima sekolah tersebut, ada empat yang diberikan sanksi menutup dan menghentikan proses PTM terbatas dan 1 diberikan sanksi teguran keras.

“Keempat sekolah itu tidak diizinkan lagi membuka PTM terbatas dikarenakan Satgas Covid-19 di sekolah tidak menjalankan tugas sebagaimana fungsinya dan melanggar protokol kesehatan sesuai ketentuan PTM terbatas,” ungkapnya, Kamis (15/7/2021).

Baca Juga :  Kades Wadul ke Ganjar: Warga Sudah Lama Meninggal, Kok “Hidup” Lagi?

Keputusan itu, kata Andi Jefrianto Asapa tertuang dalam Surat Penyampaian yang dikeluarkan Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai dengan Nomor: 420/04.353/DP, tertanggal 13 Juli 2021.

“Disampaikan kepada saudara untuk menutup atau menghentikan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah terhitung mulai tanggal 13 Juli 2021 sampai batas waktu tidak ditentukan” jelasnya.

Menurutnya, salah satu ketentuan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang dilanggar sekolah tersebut adalah melakukan pembiaran orang tua berada di halaman sekolah padahal dalam pedoman tidak diperbolehkan.

Baca Juga :  Abdul Hayat Pimpin Rapat Tindak Lanjut Pokja Percepatan Perhutanan Sosial

Sementara sekolah yang diberi teguran keras karena melakukan hal yang sama yakni SDN 4 Balangnipa.

“Hanya SDN 4 Balangnipa tetap kami ijinkan karena kasus pelanggarannya tidak berat tapi tetap kami berikan teguran keras,” tutupnya.

  • Sulfikar