Terdakwa Penyuap NA Dituntut Kurungan 2 Tahun Penjara, Denda Rp 250 Juta

Sidang Terdakwa Agung Sucipto (Dok)

BERITA.NEWS, Makassar– Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK M Asri menuntut terdakwa kasus suap atau gratifikasi proyek Agung Sucipto kepada Gubernur Sulsel non aktif Nurdin Abdullah (NA) kurungan penjara 2 tahun penjara dan denda Rp 250 juta. Selasa (13/7/2021).

M Asri membacakan tuntutan JPU dalam sidang lanjutan terdakwa Agung Sucipto di Pengadilan Negeri (PN) Makassar. Ada 6 poin tuntutan Jaksa untuk terdakwa Agung Sucipto kepada Majelis Hakim Pengadilan Makassar.

Pertama, Dinilai terbukti secara sah bersalah dan meyakinkan lakukan tindak pidana korupsi kepada Nurdin Abdullah, dapatkan sejumlah proyek secara berlanjut.

Baca Juga :  Kementerian Kesehatan Malaysia Liburkan Parlemen 2 Minggu

“Sebagai mana dalam dakwaan pertama melanggar pasal 5 ayat 1 huruf A UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah UU Republik Indonesia nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi junto pasal 64 ayat 1 kitab UU hukum pidana,” ucapnya.

Kedua, menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Agung Sucipto dengan pidana penjara selama dua tahun dikurangi selama terdakwa berada didalam tahanan dan pidana denda Rp 250 juta subsider pidana pengganti selama 6 bulan.

Baca Juga :  Kementerian Kesehatan Malaysia Liburkan Parlemen 2 Minggu

“Tiga menetapkan lamanya penahanan dikurangkan seluruhnya dari pidana penjara yang dijatuhkan. Keempat memerintahkan terdakwa tetap didalam tahanan Kelima menyatakan agar barang bukti yaitu satu tiga proposal bantuan infrastruktur sumberdaya air dinas PU tahun anggaran 2021 sampai barang 123 dinyatakan telah dibacakan,” jelasnya.

 

Andi Khaerul