Gencarkan Vaksinasi di Desa-desa, Bupati: Walau Sudah Divaksin, Jangan Abai Prokes

Bupati Kudus HM Hartopo saat meninjau vaksinasi di UPTD Puskesmas Rejosari, Desa Colo, Dawe, Sabtu (10/7/2021).

BERITA.NEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, terus menggencarkan vaksinasi Covid-19 melalui fasilitas kesehatan yang berada di desa-desa.

Bupati Kudus HM Hartopo mengatakan bahwa dengan gencarnya vaksinasi diharapkan dapat menekan kasus Covid-19 di Kudus. Namun, masyarakat juga diminta untuk selalu disiplin penerapan protokol kesehatan, seperti memakai masker, rajin mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

“Walaupun sudah divaksin, jangan sampai abai prokes. Karena vaksinasi hanya meningkatkan antibodi dan imunitas, supaya jika terpapar tidak menimbulkan gejala yang berat. Prokes harus tetap diterapkan,” kata Hartopo saat meninjau vaksinasi di UPTD Puskesmas Rejosari, Desa Colo, Dawe, Sabtu (10/7/2021).

Baca Juga :  Rumah Sehat di Surabaya Mampu Tampung 2.346 OTG

Bagi masyarakat yang akan menerima vaksin, harus dipastikan dalam kondisi fit dan sehat.

“Untuk tim screening, harus memastikan masyarakat yang akan divaksin dalam kondisi fit dan sehat, agar nantinya tidak menimbulkan efek samping dari vaksinasi ini,” jelas bupati.

Hartopo menjelaskan, vaksinasi tahap pertama di UPTD Puskesmas Rejosari ini untuk masyarakat umum, di mana sebanyak 300 dosis disiapkan bagi masyarakat setempat.

Terkait dampak dari pandemi, Hartopo menyampaikan, akan ada stimulus bantuan yang bersumber dari dana desa (DD).

Baca Juga :  642 Orang Ikuti Vaksinasi Tahap II di Makodim 1405 Parepare

“Kemarin kita minta pak kades untuk berkoordinasi dengan Dinas PMD terkait bagaimana aturan atau regulasi untuk dana desa supaya bisa disisihkan bagi masyarakat yang terdampak. Ini juga bisa menjadi contoh bagi desa lain mengingat banyak yang terdampak,” tambahnya.

  • Yon