Covid-19 Meningkat, Sekolah Tatap Muka Bulan Juli di Sulsel Terancam Ditunda

BERITA.NEWS, Makassar- Rencana untuk pembelajaran tatap muka langsung di Sulawesi Selatan (Sulsel) bulan Juli mendatang terancam akan ditunda lagi. Melihat kasus positif Covid-19 kembali alami peningkatan. Rabu (30/5/2021).

Data update Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI kasus positif Covid-19 di Sulawesi Selatan cenderung fluktuatif, tapi jumlah kasus cukup tinggi. Dalam sepekan terakhir angka rata-rata diatas 100-an orang yang tercatat positif.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengatakan rencana sekolah tatap muka serentak di bulan Juli mendatang, perlu dilakukan kajian yang matang. Terkecuali daerah pedesaan yang tidak ada singal disebutnya bisa melakukan tatap muka.

“Ini masih harus dikaji dengan matang karena harus ada rekomendasi dulu dari tim epidemiologi terkait masalah ini. Kita kan sudah trial juga. Tapi saat ini kan perlu lagi minta pertimbangan Dinas Kesehatan dan epidemiologi,” ucapnya.

Baca Juga :  Abdul Hayat Pimpin Rapat Tindak Lanjut Pokja Percepatan Perhutanan Sosial

Andi Sudirman mengatakan pihaknya akan melakukan pertemuan kembali untuk mengatur skenario khusus jelang pelaksanaan sekolah tatap muka.

“Nanti kita buatkan kriteria nanti kita minta kaji dulu lah, dari Dinas Kesehatan, epidemiologi dan tim ahli kesehatan buat rekomendasi soal itu nanti kita jalankan,” ujarnya.

Adapun data kasus positif Covid-19 selama sepekan terakhir di Sulsel. Terlihat fluktuatif, namun angkanya cukup besar:

Tanggal 29 Juni 135 kasus positif,
Tanggal 28 Juni 125 kasus positif,
Tanggal 27 Juni 93 kasus positif
Tanggal 26 Juni 126 kasus positif
Tanggal 25 Juni 151 kasus positif
Tanggal 24 Juni 100 kasus positif
Tanggal 23 Juni 130 kasus positif
Tanggal 22 Juni 130 kasus positif
Tanggal 21 Juni 35 kasus positif
Tanggal 20 Juni 50 kasus positif
Tanggal 19 Juni 67 kasus positif
Tanggal 18 Juni 63 kasus positif.

Baca Juga :  Akses Gratis, Pemprov Sulsel Siapkan Tempat Isolasi Fasilitas Hotel Bagi Pasien OTG Covid-19

 

Andi Khaerul