Kakaknya Disebut-sebut di Sidang Fee Proyek Agung Sucipto, Plt Gubernur Sulsel Tidak Mau Ambil Pusing

BERITA.NEWS, Makassar– Nama Kakak kandung Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel Sumardi Sulaiman kembali disebut- sebut soal fee Proyek yang melibatkan dua pengusaha Fery Tandiari dan Agung Sucipto (Tersangka kasus suap proyek).

Munculnya nama Sumardi Sulaiman saat Eks Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Pemprov Jumras dihadirkan dalam sidang lanjutan kasus gratifikasi atau suap proyek terdakwa Agung Sucipto yang melibatkan Gubernur Sulsel non aktif Nurdin Abdullah berstatus tersangka.

Menyikapi itu, Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengaku tidak mau menyoal dan ambil pusing meskipun nama sang kakak disebut-sebut Jumras pernah ikut fasilitasi pertemuan dirinya dengan terdakwa Agung Sucipto.

Baca Juga :  Polisi Tangkap 8 Pelaku Tarung Bebas yang Viral di Medsos

“Itu hak-hak yang disidang untuk menyebut tidak ada masalah. (Kalau terbukti ?) Tentu ada penyidikan dan persidangan kita tetap hargai proses sidang,” ucapnya.

“Saya kira Kemarin kan sudah ada juga tapi tidak persoalan,” tambahnya.

Diketahui, nama Sumardi Sulaiman juga pernah disebut-sebut Jumras saat Sidang Hak Angket Dewan dua tahun lalu per tanggal 9 Juli 2019. Mengenai, perannya mempertemukan dengan dua pengusaha Fery Tandiari dan Agung Sucipto meminta jatah proyek.

“Saya kira Kemarin kan sudah ada juga tapi tidak persoalan,” tambahnya.

Diberitakan BERITA.NEWS (9/7/2019). Jumras memaparkan peranĀ Andi
SumardiĀ adalah berusaha membujuk untuk memudahkan dua pengusaha tersebut mendapat jatah proyek Pemprov. Bahkan, kata Jumras dirinya sempat disodorkan uang Rp.200 juta dari Kakak Kandung WagubĀ AndiĀ Sumardi.

Baca Juga :  BI Sulsel Klaim Inflasi IHK Juli 2021 Masih Bisa Terjaga dan Stabil

”Jadi pada saat itu pakĀ SumardiĀ beritahu ke saya. Bahwa pak Jumras kasi saja pekerjaan ini, karena beliau ini berdua Sudah membantu pak gubernur dalam pilkada kemarin,” tuturnya.

Andi Khaerul