BBPK3 Makassar Kunjungi Sejumlah Perusahaan di Luwu, Ini Tujuannya

BERITA.NEWS, Luwu – Satu tim dari Balai Besar Pengembangan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (BBPK3) Makassar, yang merupakan salah satu unit pelaksanaan teknis Kementerian Ketenagakerjaan RI, melakukan kunjungan ke Kabupaten Luwu, Kamis (24/6/2021).

Selama di Kabupaten Luwu, BBPK3 Makassar mengunjungi beberapa BUMN, BUMD dan perusahaan swasta lain untuk melakukan kegiatan pemeriksaan faktor fisika lingkungan kerja dan pengujian ergonomi.

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Luwu menjadi salah satu perusahaan tujuan kunjungan tim BBPK3.

β€œTim BBPK3 mengunjungi PDAM untuk melihat secara langsung kondisi lingkungan kerja kita. Secara umum dinyatakan cukup baik karena tim telah melakukan pengukur cahaya dan suhu dalam ruangan kerja kami. Terkait hasil pemeriksaan, nanti akan disampaikan secara tertulis termasuk beberapa catatan jika ada yang perlu dibenahi atau ditingkatkan,” jelas Direktur PDAM Tirta Darma Luwu, Syahruddin Syarif.

Baca Juga :  Bupati Luwu Serahkan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2022 ke DPRD

Tim BBPK3 Makassar terdiri dari Dr Zulfadhilah, Diana Andriani Satriadi, ST. MT, Darfikal SKM dan Irma Nusu SKM serta didampingi oleh Pengawas Ketenagakerjaan Disnaker Provinsi Sulawesi Selatan yang bertugas di Kabupaten Luwu, Himawan.

Mereka melakukan kegiatan pemeriksaan faktor fisika lingkungan kerja dan pengujian ergonomi dengan tujuan agar proses keselamatan kerja dapat terpenuhi dan terciptanya proses keselamatan kerja secara berkesinambungan.

Adapun Perusahaan yang dikunjungi di Kabupaten Luwu antara lain, PT Kemilau Bintang Timur, PDAM, CV Anugrah Djam Sejati, PLN ULP Belopa, PT Urabasmar, Bintang Kharisma, PT Hadji Kalla Service Point Belopa, PT Suraco Abadi Motor Cabang Belopa dan Hotel Belia.

Baca Juga :  Bupati Luwu Serahkan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2022 ke DPRD

Selain melakukan kegiatan pemeriksaan faktor fisika lingkungan kerja dan pengujian ergonomi, Tim BBPK3 juga sekaligus mengkampanyekan gerakan β€œNo Korupsi dan Tolak Gratifikasi”.

  • Muh Asri