Usai Ditetapkan Zona Hijau, Kasus Positif Covid-19 di Sulsel Kembali Meningkat

Plt Gubernur Andi Sudirman Sulaiman (Dok)

BERITA.NEWS, Makassar– Kasus Positif Covid-19 di Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali meningkat. Padahal, pemerintah pusat sudah menetapkan menjadi salah satu daerah di Indonesia berada di Zona Hijau per tanggal 19 Juni lalu.

Penetapan Zona Hijau di Sulsel bersama 9 daerah lainnya di Indonesia hasil asesmen yang dilakukan Kementrian Kesehatan (Kemenkes) atas rekomendasi WHO dalam hal epidemiologi, kesehatan masyarakat dan fasilitas kesehatan.

Adapun Data kasus Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI di Sulsel dalam 5 hari terakhir, alami peningkatan. Per tanggal 22 Juni 130 kasus positif, 21 Juni 35 kasus positif, 20 Juni 50 kasus positif, 19 Juni 67 kasus positif dan tanggal 18 Juni 63 kasus positif.

Baca Juga :  Abdul Hayat Pimpin Rapat Tindak Lanjut Pokja Percepatan Perhutanan Sosial

Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menilai hal itu bukan dikatakan sebagai peningkatan, tapi jumlah kasus cenderung fluktuatif atau tidak menentu selama sepekan terakhir.

“Bukan peningkatan dia fluktuatif kan laporannya tidak seperti itu yang jelas kita sudah penetapan bawah ini adalah statusnya zona hijau menurut Kementerian dari 9 daerah, paling tidak kita tidak bilang bahwa itu adalah kelonggaran, kita tetap perketat PPKM mikro, protokol kesehatan,” ucapnya. Rabu (23/6/2021).

Menurutnya, pengetatan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 dan perputaran ekonomi tetap harus dilaksanakan. Mengigat dua hal tersebut sama-sama penting dilakukan selama masa pandemi saat ini.

Baca Juga :  Temui Plt Gubernur, Angkasa Pura Dukung Vaksinasi di Sulsel, Siapkan 1000 Kuota

“Tetap bagaimana ekonomi sejalan yang lain dengan Bagaimana protokol kesehatan secara ketat jadi harus berbarengan karena ketika kita perhatikan 1 saja maka yang lain bisa bermasalah kan sama-sama saja Ya dua-duanya kan Masalah hidup hajat hidup orang banyak juga,” ujarnya.

 

Andi Khaerul