Dinas PUPR Luwu Gelar Rapat Monev Proyek Pembangunan Mall Pelayanan Publik

BERITA.NEWS, Luwu – Memasuki bulan kedua pelaksanaan kontrak pekerjaan pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP) Belopa, Dinas PUPR selaku leading sektor kegiatan tersebut menggelar rapat monitoring dan evaluasi (monev), Jumat (4/6/2021).

Diikuti pihak PT Atiqa Ramadhan Sejahtera selaku penyedia konstruksi dan supervisi kegiatan dari CV Husainiyah Consultant serta pihak direksi, rapat dilaksanakan di ruang pertemuan Dinas PUPR lantai dua.

Rapat dipimpin Kepala Bidang Tata Ruang Irfan ST mewakili Kepala Dinas PUPR, didampingi Kabid Cipta Karya, sekaligus sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kegiatan Pekerjaan Rehabilitasi Gedung Simpurusiang Belopa menjadi Mall Pelayanan Publik, Raden Dani Mahendra ST.

Dalam pengantarnya, Irfan ST mengungkapkan jika pertemuan yang digelar hari ini untuk mengevaluasi progres pelaksanaan pekerjaan sekaligus menginventarisasi kendala dan permasalahan yang ada.

Baca Juga :  Bappelitbangda Luwu Gelar Rakor Persiapan Pelaksanaan Inovasi Daerah

Hingga memasuki minggu kelima pelaksanaan kontrak, progres pekerjaan baru mencapai empat persen. Termasuk di dalamnya adalah pengadaan material yang sudah on site.

Menurut pihak pelaksana, pekerjaan saat ini baru sebatas pembongkaran bagian gedung lama dan beberapa titik galian.

Pembangunan gedung MPP ini menggunakan anggaran yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Dinas PUPR tahun 2021 sebesar Rp4,6 miliar untuk tahap pertama dengan estimasi waktu pelaksanaan selama 240 hari.

Hal tersebut dibenarkan Kabid Cipta Karya, Raden Dani Mahendra ST.

Panjangnya waktu pelaksanaan mengingat teknik pekerjaan yang membutuhkan kehati-hatian. Apalagi, dominan pekerjaan ini adalah penataan interior gedung.

Baca Juga :  PSC 119 Luwu Gelar Sunatan Massal di Bassiang Timur

Dani Mahendra menambahkan, jika material yang digunakan adalah hasil pabrikasi yang diolah kembali sesuai pola dan motif yang dibutuhkan. Sehingga dalam pelaksanaannya membutuhkan mesin olah khusus yang didatangkan oleh pihak pelaksana.

Rapat monev ini merupakan yang pertama sejak penandatanganan kontrak dan akan dilaksanakan minimal sekali sebulan untuk mengetahui perkembangan kemajuan pekerjaan.

  • Muh Asri