Didepan Menteri Koperasi dan UMKM, Abdul Hayat Gani Sebut Potensi Ekspor Briket Sulsel Melimpah

Sekprov Abdul Hayat Gani dampingi Menteri Koperasi dan UMKM ekspor di Sulsel

BERITA.NEWS,Makassar– Sekprov Sulsel Abdul Hayat Gani dampingi Menteri Koperasi dan UKM RI, Teten Masduki launching Ekspor Briket ke Jordania dan Saudi Arabia. Sekaligus penyerahan Sertifikat Halal MUI kepada UMKM,

Dalam sambutannya, Abdul Hayat Gani menyampaikan, di tengah pandemi Covid- 19 yang melanda dunia, kita bersyukur bisa membuka pangsa pasar ke beberapa negara sebagai pemasok komoditas pertanian. Salah satunya adalah kelapa dan turunannya.

“Izinkan saya mengucapkan terima kasih dan selamat kepada kita semua yang turut hadir pada kesempatan ini. Kehadiran bersama, merupakan wujud komitmen yang kuat dan kecintaan kita bersama memajukan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian melalui kegiatan ekspor, fasilitasi sertifikat halal dan akses pembiayaan,” kata Abdul Hayat.

Baca Juga :  Disdik Sulsel: 4 Hari PPDB Jalur Zonasi Lancar, Server Down Sudah Diatasi

Menurutnya, besarnya potensi nilai devisa dan pasar ekspor, briket arang batok kelapa dapat dijadikan sebagai komoditas ekspor andalan khususnya di Sulsel. Produksinya pun cukup melimpah yang tersebar di 22 kabupaten di Sulsel, terutama di tiga sentra utama yakni, Selayar, Bone, dan Pinrang.

“Kami sangat mengapresiasi program Kementerian Koperasi dan UKM RI yang memberikan fasilitas kepada 3 juta UMKM di seluruh Indonesia untuk mendapatkan sertifikat halal dengan gratis,” ungkap Abdul Hayat.

Menindaklanjuti hal itu, lanjut Abdul Hayat, Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sulsel telah memberikan fasilitas gratis sertifikat halal MUI yang sebelumnya telah melalui seleksi.

Baca Juga :  Tingkat Kesembuhan Kasus Capai 90 Persen, Sulsel Keluar Zona Merah Covid-19

“Dengan mendapatkan sertifikat halal MUI ini, diharapkan kepada para pelaku UMKM ini bisa semakin percaya diri dan bisa lebih bersemangat untuk berinovasi dalam pemasaran produk-produknya, sehingga mereka (pelaku UMKM) tidak hanya memasarkan produknya ke level lokal akan tetapi yang lebih tinggi ke ekspor,” harap Abdul Hayat.

Andi Khaerul