Dinkes Luwu Pastikan Penyerapan Anggaran Maksimal Hingga Juli

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Luwu dr. Rosnawari.

BERITA.NEWS, Luwu – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Luwu dr. Rosnawari memastikan kegiatannya yang menggunakan dana DAK masih berjalan lancar. Baik dana DAK reguler maupun DAK penugasan.

DAK reguler mencakup pelayanan dasar dan pelayanan kefarmasian. Pada program pelayanan dasar tersebut, direncanakan pembangunan puskesmas, pembangunan rumah dinas tenaga kesehatan, pengadaan ipal, serta pengadaan alat kesehatan (alkes), disebutnya berjalan sesuai target.

“Pelayanan dasar pembangunan rumah dinas tenaga kesehatan proses perencanaanya sudah selesai kontrak, tapi memang belum diinput ke OM SPAN, baru kami akan input,” kata Rosnawari.

Sementara, untuk Pelayanan kefarmasian dan instalasi farmasi, mencakup pengadaan obat dan perbekalan kesehatan, sedikit berubah dikarenakan adanya perubahan nomenklatur berdasarkan surat edaran kementrian dalam negeri.

Baca Juga :  Besarnya Animo Masyarakat Tanam Jahe, Dinas Pertanian Luwu Gelar Pelatihan

“Pengadaan puskesmas dan instalasi farmasi itu ada perubahan, di situ ada maping rincian belanja, jadi harus dirubah. Misalnya, pembabgunan isntalasi farmasi awalnya masuk ke sub pembangunan kesehatan lainnya, setelah ada perubahan, masuk ke pembangunan sarana fasilitas kesehatan, jadi itu harus diparsialkan, jadi terhambat di proses pemetaan ini,” tambahnya.

Berdasarkan data yang dihimpun, dana DAK yang dikelola Dinkes Luwu sebesar Rp17,1 miliar, terbagi atas DAK dasar Rp10 miliar, untuk DAK pelayanan kefarmasian Rp6 miliar, dan DAK penugasan Rp1,1 miliar dipastikan akan terealisasi hingga akhir Juli mendatang.

Baca Juga :  Pj Sekda Luwu Serahkan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2020 ke DPRD

“Jika dilihat dari realisasi keuangan memang belum ada karena masih berporses saat ini, tapi prosesnya sudah berjalan, jadi jangan dibilang kita bekerja Juli itu semua kontrak sudah diinput ke OM SPAN, baik kontrak dan nilai kontraknya. Kami sudah dievaluasi hadir juga UKPBJ,” tutupnya.

  • Muh Asri