Soal 97 Ribu Data ASN ‘Siluman, BKD Sulsel: Alhamdulilah Pemprov Tidak Ada

Kepala BKD Sulsel Imran Jausi (BERITA.NEWS/Andi Khaerul)

BERITA.NEWS,Makassar– Data Badan Kepegawaian Negara (BKN) adanya 97 Ribu Aparatur Sipil Negara (ASN) siluman atau fiktif yang terima gaji dan uang pensiun munculkan banyak spekulasi publik. Pemprov Sulsel klaim tidak ada kasus serupa.

Data itu disebutkan langsung Kepala BKN Bima Haria Wibisana, pada 2014 pihaknya menemukan hampir 97 ribu data Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan atau Aparatur Sipil Negara (ASN) fiktif.
Ribuan PNS yang tak jelas wujudnya ini bahkan menerima gaji dan dana pensiun.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel Imran Jausi ikut angkat bicara atas adanya 97 Ribu data ASN fiktif itu. Khusus, Pemprov ia mengatakan kasus serupa tidak pernah terjadi.

Baca Juga :  Didampingi Plt Gubernur Sulsel, Sandiaga dan Atta Halilintar Sambangi Wisata Alam Rammang-Rammang Maros

“Alhamdulillah, kalo di Pemprov tdk ada ji temuan seperti itu,” ucapnya kepada BERITA.NEWS. Selasa (25/5/2021).

Menurutnya, pemuktahiran data menjadi langkah strategis antisipasi terjadinya data ASN fiktif. Sehingga, jumlahnya tercatat, berapa masih aktif dan mereka yang sudah masuk masa purnabakti.

“Seharusnya setiap saat (pemuktahiran) setiap ada perubahan data. Oleh karenanya pendekatan yg dilakukan adalah berbasis dokumen ASN yang bersangkutan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Imran menyebutkan jumlah ASN Pemprov saat ini tercatat di BKD sebesar 23.366 pada posisi 17 Mei 2021.

Baca Juga :  Utang di Dinas TPHP Capai Rp 34 Miliar, BKAD Pemprov Diminta Bertanggung Jawab

“Iye betul, Alhamdulillah di Pemprov Sulsel tdk ada ji (kasus ASN fiktif). Untuk itu sejak 2 bulan terakhir, kami mengembangkan aplikasi e-Pinisi yg juga berbasis dokumen yg wajib diisi oleh setiap ASN,” pungkasnya.

Andi Khaerul