Penyekatan Pemudik Diperpanjang, Ada Swab Antigen Gratis

Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resort (Polres) Boyolali menggelar kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) atau kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KKYD) di Rest Area Tol Bale Nglaras Km 487 B Boyolali, Senin (24/5/2021) sore.

BERITA.NEWS, Boyolali – Penyekatan arus balik pemudik di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, diperpanjang hingga akhir Mei, tepatnya Senin (31/5/2021).

Menyikapi kebijakan tersebut, Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resort (Polres) Boyolali menggelar kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) atau kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KKYD) di Rest Area Tol Bale Nglaras Km 487 B Boyolali, pada Senin (24/5/2021) sore.

Kapolres Boyolali melalui Kasatlantas Polres Boyolali AKP Yuli Anggraheni menjelaskan, kegiatan penyekatan masih dilaksanakan seperti sebelumnya.

Dalam penyekatan itu, petugas melakukan pengecekan surat keterangan bebas Covid-19 bagi pengunjung rest area yang akan kembali ke daerah asalnya usai mudik.

Baca Juga :  Menteri Parekraf, Sandiaga Uno Sebut Air Terjun Bantimurung Gallang Gowa Destinasi Kelas Dunia

Jika pengunjung tidak dapat menunjukkan surat keterangan tersebut, akan dilakukan tes swab antigen secara gratis.

“Sore hari ini, sampai dengan saat ini kita laksanakan, sudah ada 59 pengunjung rest area yang kita laksanakan swab antigen secara gratis, hasilnya negatif,” jelas Yuli.

Selain itu, petugas juga tidak henti-hentinya mensosialisasikan pentingnya protokol kesehatan bagi pengguna jalan, yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak, mengurangi mobilitas, serta menghindari kerumunan.

Salah seorang pengunjung rest area, Munif mengapresiasi pelayanan tes antigen secara gratis tersebut.

Baca Juga :  Terima Bupati Wajo, Plt Gubernur Sulsel Bahas PI Hingga Rencana Kunjungan Presiden Jokowi

Pria yang berangkat dari Jawa Timur itu kini tidak was-was lagi di perjalanan setelah mengetahui dan membawa surat keterangan hasil tes swab antigen.

Berbeda dengan saat pulang kampung, dulu ia hanya mendapatkan surat keterangan dari RT dan RW tempatnya tinggal di DKI Jakarta.

“Gratis, alhamdulillah. Terima kasih buat semua panitianya,” ujarnya.

-Yon