Dewan Ingatkan Plt Gubernur Jangan Setengah-setengah Bangun Stadion Mattoanging

Desain Stadion Mattoanging

BERITA.NEWS,Makassar– Dewan Provinsi Sulsel Ingatkan Plt Gubernur Andi Sudirman Sulaiman agar betul-betul serius menyelesaikan pembangunan Stadion Mattoanging yang dimulai Nurdin Abdullah. Sabtu (22/5/2021).

Ketua Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Sulsel, Selle KS Dalle mengatakan jika pembangunan Stadion yang minta Pemprov menggunakan dana APBD akan memakan waktu lama, bisa jadi lanjut di periode selanjutnya.

Selle mengatakan pembangunan Stadion Mattoanging yang digagas Nurdin Abdullah telah melewati banyak proses, sampai ada kesepakatan dengan Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS) sebagai pengelola waktu itu.

“Itu adalah hal yang penting untuk dihargai. Bahwa, ada iktikad baik dari Pak NA saat itu untuk membangun stadion sehingga melewati berbagai proses dengan YOSS. Oleh karena itu, apapun ceritanya, stadion harus dibangun kembali secara bersama dan bisa menjadi kebanggaan kita,” ucapnya.

Baca Juga :  90.543 Pasien Covid-19 Sembuh dari RSDC Wisma Atlet

Ia berharap Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman tidak setengah hati dalam membangun stadion bertaraf internasional itu. Perlu dikerjakan secara totalitas agar berusia sampai ratusan rahun yang akan datang dan menjadi salah satu karya monumental.

“Kami perlu ingatkan bahwa membangun stadion jangan setengah-setengah.  Jangan asal-asalan sekedar memenuhi kebutuhan periode pemerintahan yang ada sekarang,” ujarnya.

Sementara itu, kata Anggota DPRD Sulsel Komisi C Bidang Keuangan, Fahruddin Rangga menilai tidak ada progres pembangunan stadion sejak dilakukan pembongkaran dan penggalian. Olehnya, ia mendorong agar tahap kedua dana PEN bisa tetap diperoleh.

“Karena jika pembangunannya akan menggunakan dana APBD murni, itu tentu berat untuk dilakukan secara sekaligus karena itu bukanlah biaya yang sedikit. Sementara banyak kepentingan rakyat yang ada dalam postur APBD itu,” terangnya.

Baca Juga :  Anies: Ada Kemungkinan Varian Baru Papar Anak-anak Jakarta

Menurutnya, solusi paling terbaik dana PEN harus diupayakan. Jika itu didapatkan maka stadion akan cepat diselesaikan.  Mana lagi desain awal yang sudah dicanangkan sudah memakai anggaran cukup besar, akan sia-sia jika dilakukan redesain lagi.

“Untuk desain, kami sangat sayangkan jika redesain, bisa sia-sia desain awal yang biayanya tidak sedikit. Kalau hanya mau dibenahi sedikit, saya fikir konsultan perencanaan awalnya bisa melakukan tetapi jika mau dirubah secara total sama saja buang-buang biaya,” jelasnya.

 

Andi Khaerul