Distribusi 1.210 Vaksin AstraZeneca di Sulsel Dihentikan Sementara

ilustrasi: int

BERITA.NEWS, Makassar – Penggunaan vaksin AstraZeneca yang diperuntukkan bagi aparat TNI dan Polri di Sulsel batal digunakan untuk sementara, sesuai arahan instruksi pemerintah pusat.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel Ichsan Mustari mengatakan ada 1.210 vaksin AstraZeneca Batch CTMAV547 saat ini berada di gudang penyimpanan vaksin Covid-19 di kantor Dinkes Jalan Perintis Kemerdekaan.

“Yang dihentikan sementara distribusinya itu adalah AstraZeneca dan itu ada di Sulawesi Selatan sekarang ada di gudang vaksin kami 1.210 itu tidak distribusikan instruksinya jadi AstraZeneca kita sementara tidak distribusikan,” ucapnya, Senin (17/5/2021).

Baca Juga :  Sulsel Tertinggi 6 se-Indonesia, 9.372 Peserta Lulus PTN Jalur SNMPTN 2021

Lebih lanjut, Ichsan Mustari mengatakan pemerintah pusat meminta agar vaksin AstraZeneca sementara tidak digunakan, sembari menunggu hasil pemeriksaan uji laboratorium Badan POM Pusat.

“Sambil menunggu pemeriksaan lebih lanjut dari Badan POM pusat terkait toksisitas dan sterilitasnya. Ini bagian dari proses pengamanan. Kita tahu bahwa dalam pemberian vaksinasi yang pertama ini tentu ada langkah kita jalankan,” ujarnya.

Menurutnya, meskipun sudah terdistribusi, tetap musti ada langkah-langkah khusus yang terus berjalan di BPOM sehingga disimpulkan sementara vaksin tersebut tidak digunakan sampai ada hasil uji keluar.

Baca Juga :  Bulan Ini Pemprov Sulsel Siap Mutasi Pejabat, Isi 13 Jabatan Pimpinan OPD

“Walaupun sudah terdistribusi tapi tetap saja itu pemeriksaan dilakukan terus ada lagi langkah-langkah yang dilakukan untuk AstraZeneca ini sehingga untuk sementara tidak didistribusikan,” kata Ketua IDI Sulsel tersebut.

“(TNI rencana besok vaksinasi?) Nda jadi, dipending dulu. Sambil menunggu pemberitahuan lebih lanjut,” pungkasnya.

  • Andi Khaerul