Keroyok Wanita Gara-gara Cekcok di Medsos, Dua Selebgram Cantik di Makassar Ditangkap

Dua Selebgram Cantik di Makassar Ditangkap Polisi. (Istimewa).

BERITA.NEWS, Makassar–Dua orang wanita yang merupakan selebgram di Kota Makassar, Sulsel, berinisial DW dan LT terpaksa harus berurusan dengan hukum.

Kedua selebgram cantik itu ditangkap Polrestabes Makassar lantaran melakukan pengeroyokan terhadap seorang wanita lainnya.

Keduanya diringkus usai mereka melakukan pengeroyokan kepada seorang korban, yang dilakukannya di kamar kost korban di kawasan Kecamatan Tamalate, Makassar belum lama ini.

Selain menganiaya korban pada waktu itu, secara bersamaan, mereka juga memvideokan aksinya hingga akhirnya viral di media sosial.

“Kami dari Unit Jatanras melakukan penyelidikan terkait adanya video tindakan kekerasan yang viral di medsos yang dilakukan oleh beberapa wanita terhadap satu wanita lainnya alhasul kami pun berhasil mengamankan dua terduga dimana kedua pelaku tersebut merupakan selebgram di kota Makassar,” ujar Kasubnit 2 Jatanras Polrestabes Makassar, Ipda Nasrullah, pada Rabu (12/5/2021).

Baca Juga :  Polisi Buru Pemasok Ganja Anji

Nasrullah menerangkan, bahwa dari interogasi awal kedua pelaku, motif penganiayaan yang dilakukan oleh kedua orang pelaku ini karena terlibat cekcok.

“Motifnya kami sementara dalami, akan tetapi kuat dugaan ketersinggungan di medsos. Karena dari cekcok itu kemudian mereka saling singgung di sosial media, hingga para pelaku mendatangi indekos korban dan melakukan aksinya,” kata Nasrullah.

Diketahui, dari rekaman video yang beredar, aksi kekerasan yang dilakukan oleh kedua selebgram itu yakni dengan menonjok, menarik rambut, memukuli korban dengan sapu, lalu divideokan.

Baca Juga :  Kapolri: Polri Ungkap 19.229 Kasus Narkoba Selama 2021

“Peranan kedua pelaku yang diamankan ini diketahui sebagai pelaku yang mengeroyok korban. Sehingga keduanya masing-masing melakukan tindakan kekerasan,” terang Nasrullah.

Atas perbuatannya, kini kedua pelaku langsung dibawa ke Polrestabes Makassar untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.(*)

Penulis: Sup