Kepala Disnakertrans Luwu Gagas LANCAR ASI

BERITA.NEWS, Luwu – Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Luwu Ir. H. Saiful Abdul Latief, S.T, M.M mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II (PKN 2) Angkatan VII pada Pusat Pelatihan dan Pengembangan Kajian Manajemen Pemerintahan Lembaga Administrasi Negara (Puslatbang LAN) Makassar yang diselenggarakan dari Maret hingga Juli 2021.

Pada PKN 2 tersebut, H. Saiful Abdul Latief menggagas sebuah rancangan proyek perubahan Layanan Pencari Kerja Terintegrasi (LANCAR ASI).

Ia memaparkan bahwa ini adalah suatu terobosan dalam pelayanan ketenagakerjaan dengan mengintegrasikan beberapa jenis layanan dalam satu alur/sistem pelayanan.

“Layanan keterampilan tenaga kerja, penerbitan kartu kuning (AK/1), penempatan tenaga kerja pada suatu perusahaan akan saling terintegrasi sehingga memudahkan pencari kerja dalam memperoleh dokumen ketenagakerjaan (sertifikasi pelatihan, kartu kuning, surat rekomendasi penempatan kerja) dalam waktu bersamaan secara gratis,” katanya.

Lebih lanjut disampaikan Saiful, bahwa melalui program LANCAR ASI ini, pola pelayanan yang dilaksanakan selama ini dimana para pencari kerja yang telah selesai mengikuti pelatihan di UPTD BLK hanya mendapatkan sertifikat pelatihan saja, dan untuk mendapatkan kartu kuning pencari kerja harus kembali mengurus di kantor Disnakertrans Luwu.

Baca Juga :  Dinas DP3A Luwu Gelar Sosialisasi Pencegahan KtP/A dan TPPO

Olehnya itu akan dilakukan integrasi pelayanan pada unit-unit layanan yang ada agar pencari kerja memperoleh dokumen ketenagakerjaan secara bersamaan dan gratis alias tidak dipungut biaya.

Menurutnya, permasalahan pokok pada ketenagakerjaan adalah tingginya tingkat pengangguran yang biasanya menimbulkan bermacam-macam masalah seperti kemiskinan, kriminalitas dan masalah sosial lainnya.

Pengangguran dapat terjadi karena tingginya tingkat perubahan angkatan kerja yang tidak dimbangi dengan adanya lapangan pekerjaan yang tersedia.

“Oleh karena itu terdapat beberapa upaya untuk mengatasi pengangguran diantaranya adalah membuka lapangan kerja, menempatkan pencari kerja di tempat yang tepat, dan memberikan pelatihan berbasis kompetensi,” tuturnya.

Dikatakannya, dari berbagai pengangguran yang ada maka diperlukan upaya yang sungguh-sungguh dalam mengatasi tingkat pengangguran di Kabupaten Luwu.

“Pemerintah Kabupaten Luwu di bawah kepemimpinan Bapak Bupati Luwu Dr. Drs. H. Basmin Mattayang, M.Pd berkomitmen untuk memperluas lapangan kerja dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Luwu yang mandiri sebagaimana visi misi yang tertuang dalam RPJMD Luwu 2019-2024,” tegas pria yang menyukai bersepeda santai di sela-sela kesibukannya ini.

Untuk membuka lapangan kerja, Pemerintah Kabupaten Luwu memberikan kemudahan kepada para investor untuk membuka usahanya di Kabupaten Luwu. Sejumlah 384 usaha yang terdapat di kabupaten luwu dengan jumlah tenaga kerja yang terserap sebanyak 4.476 orang.

Baca Juga :  Kunjungi Sekolah Budaya Luwu, Begini Pesan Datu Luwu

Selain kemudahan melakukan investasi, Pemerintah Kabupaten Luwu melalui UPTD BLK Luwu melaksanakan pelatihan berbasis kompetensi terhadap pencari kerja, guna mendapatkan pengetahuan dan keterampilan.

Sehingga diharapkan setelah mengikuti pelatihan, mereka dapat memperoleh pekerjaan atau berusaha secara mandiri.

“Inilah manfaat proyek perubahan LANCAR ASI,” ujarnya.

Melalui layanan pencari kerja terintegrasi, katanya, akan mendorong terwujudnya visi Kabupaten Luwu yaitu Kabupaten Luwu yang maju, sejahtera, mandiri dalam nuansa religius sebagaimana tercantum dalam RPJMD Luwu 2019-2024.

“Sehingga kami mengajak kepada masyarakat Kabupaten Luwu untuk mendaftarkan diri di UPTD BLK Luwu dan memanfaatkan layanan pencari kerja ini secara gratis sesuai brand yang ada. Sulit dapat kerja, tidak punya skill, tidak sempat urus kartu kuning, coba LANCAR ASI,” pungkasnya.

  • Muh Asri