BI Sulsel Siapkan Rp 3,58 Triliun Penuhi Peredaran Uang Selama Ramadan dan Lebaran Idul Fitri

BERITA.NEWS,Makassar– Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulsel memastikan ketersediaan atau stok peredaran uang kartal selama Ramadan dan menjelang lebaran Idul Fitri 1442 hijriah. Senin (3/5/2021).

Direktur Eksekutif BI Sulsel Budi Hanoto mengatakan proyek kebutuhan uang untuk periode Ramadan dan Idul Fitri tahun ini mencapai Rp 3,58 Triliun. Angka itu dinilai tidak jauh berbeda dengan tahun lalu sebesar Rp 3,59 triliun.

Budi mengatakan perputaran ekonomi di Sulsel saat ini mulai alami peningkatan. Meskipun masih berada di situasi pandemi Covid-19. Produktivitas para UMKM juga dinilai mulai membaik.

“Perkembangan outflow periode ramadan dan Idul Fitri dari tahun 2016 sampai 2019 sebesar Rp 5,46 triliun terus meningkat. Sempat merosot di tahun 2020 karena awal Covid-19 Rp 3,59 triliun dan tahun 2021 sebesar Rp 3,58 triliun,” ucapnya.

Lebih lanjut, Budi mengatakan pihaknya menjamin ketersediaan stok pemenuhan kebutuhan uang tunai layak edar sesuai kebutuhan masyarakat, khususnya di Sulsel.

“Besarnya penyediaan uang tunai tersebut didasari pertimbangan masih berlangsungnya pandemi Covid-19, aktivitas masyarakat yang masih terbatas, dan kebijakan larangan mudik,” ujarnya.

Selain itu, layanan penukaran uang Rupiah kali ini masih akan dilaksanakan secara sinergi dengan perbankan melalui loket penukaran di kantor-kantor cabang yang berada di wilayah Sulawesi Selatan.

“Penukaran uang Rupiah dilaksanakan melalui perbankan di wilayah Sulawesi Selatan, termasuk pada empat wilayah kas titipan yaitu Parepare, Palopo, Bone, dan Bulukumba dengan nilai total uang layak edar di semua pecahan yang disediakan sebesar Rp235,39 miliar,” sebutnya.

 

Andi Khaerul