Abaikan Jam Operasional, Toko di Tulungagung Terancam Dicabut Ijinnya

Kepala PTSP Tulungagung, Mariaji

BERITA.NEWS, Tulungagung – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Tulungagung, Jawa Timur, menegaskan pengelola toko modern berjejaring untuk tidak mengabaikan jam operasional yang dikeluarkan pemerintahan daerah Tulungagung setempat.

Dinas PTSP akan menindak tegas bila masih ada toko yang melanggar peraturan yang telah dikeluarkan.

Sanksi yang diterima bisa sampai pencabutan ijin operasional.

“Saya minta pada pengelola toko modern untuk mematuhi peraturan itu. Kalau masih ada ditemukan toko modern yang membandel, Satpol PP akan bertindak untuk menertibkan,” tegas Kepala PTSP Tulungagung, Mariaji, Kamis (15/4/2021).

Mariaji mengatakan, bila masih ditemukan toko modern yang mengabaikan peraturan jam operasional, itu sudah ranah Satpol PP. Artinya semua sudah menjadi kewenangan penegak hukum yaitu Satpol PP.

Baca Juga :  Wakil Ketua II DPRD Hadiri Pelantikan 4 Penjabat Pemkab Sinjai

“Proses nanti bila ada toko modern yang masih melanggar, akan diperingatkan dulu. Bila masih tetap membandel sampai tiga kali, tidak menutup kemungkinan toko tersebut bisa dicabut ijin operasional,” jelas Mariaji.

Sosialisasi kepada pengelola toko modern berjejaring sebelumnya sudah dilakukan oleh Dinas PTSP. Sosialisasi tersebut dengan cara menempelkan stiker jam operasional.

Bahkan sebelumnya Dinas PTSP sudah mengirim surat pemberitahuan kepada seluruh toko modern berjejaring yang ada di Tulungagung.

Sosialisasi tersebut menindaklanjuti peraturan daerah (Perda) No. 1 Tahun 2018 tentang penataan dan pembinaan pasar rakyat, pusat perbelanjaan dan toko swalayan.

“Sosialisasi dengan memasang stiker jam operasional di toko modern berjejaring sudah mencapai 70 persen. Stiker tersebut tertulis jam operasional toko buka 09.00 – 22.00 WIB. Dan ditempelkan di pintu masuk toko,” sambung Mariaji.

Baca Juga :  Delapan Penambang Emas Ilegal Tewas Tertimbun Longsor di Solok Selatan

Atas peraturan tersebut, Mariaji, berharap kepada pengelola toko tetap selalu memperhatikan dan mematuhi aturan yang sudah diberitahukan sebelumnya.

“Sudah jelas ada stiker jam operasional warna merah yang ditempelkan di pintu, kami minta supaya tidak diabaikan,” tegasnya.

  • Gunawan