Pelarangan Mudik Serentak Tanggal 6-17 Mei, Wilayah Mamminasata Diperketat

Plt Gubernur Andi Sudirman Sulaiman (BERITA.NEWS/Andi Khaerul)

BERITA.NEWS, Makassar– Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Andi Sudirman Sulaiman mengaku siap menjalankan instruksi Pemerintah Pusat soal pelarangan aktivitas mudik masyarakat jelang hari raya Idul Fitri 14442 Hijriah tahun ini.

Larangan mudik sesuai surat edaran Satuan Tugas (satgas) Penanganan Covid-19 nomor 13 tahun 2021 tentang peniadaan mudik hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah dan upaya pengendalian Covid-19 selama bulan Ramadan.

Putusan surat edaran itu menerangkan peniadaan Mudik lebaran serentak seluruh Indonesia akan berlaku mulai tanggal 6 -17 Mei 2021. Sehingga, beberapa wilayah termasuk Sulsel mulai lakukan pengetatan arus lalu lintas di beberapa titik akses ke Kota Makassar.

Baca Juga :  Plt Gubernur Temui Kontraktor Proyek Dana PEN Pemprov Sulsel, Tegaskan Target Ini

Andi Sudirman mengatakan Pemprov Sulsel berfokus penyekatan pembatasan di area Mamminasata untuk penjagaan arus mudik jelang Idul Fitri 1442 H. Area Mamminasata ini mencakup wilayah Makassar, Maros, Sungguminasa (Gowa), dan Takalar.

“Terkait mudik, Kementerian Perhubungan telah mengeluarkan peraturan. Terkait aglomerasi wilayah di Sulawesi Selatan, kebetulan di area perkotaan Mamminasata. Kita akan memperketat pembatasan di wilayah Mamminasata ini,” ucapnya, Kamis (15/4/2021).

Pihaknya pun terus berkoordinasi dengan TNI-Polri untuk penjagaan arus mudik ini nantinya menjelang lebaran. Tentunya dalam penjagaan perbatasan itu melibatkan Pemerintah Kabupaten/Kota.

“Kita terus berkoordinasi dengan Kabupaten/Kota, karena kita daripada penyambung pemerintah pusat. Pemerintah Kabupaten/Kota harus melihat sejauh mana itu, bagaimana pergerakan orang per orang setiap harinya, maka tentu ada pertimbangan dari Kabupaten/Kota,” ujarnya.

Baca Juga :  Plt Gubernur Temui Kontraktor Proyek Dana PEN Pemprov Sulsel, Tegaskan Target Ini

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sulsel Muhammad Arafah mengatakan pihaknya akan melaksanakan instruksi pusat soal pelarangan mudik lebaran sesuai waktu yang telah ditetapkan.

“Sesuai surat edaran satgas Penanganan Covid-19, (Tanggal 6-17 larangan mudik?) iya,” singkatnya kepada BERITA.NEWS.

Andi Khaerul