Selain Curi Motor, WN Juga Diduga Gondol Laptop di Sekolah

Kapolres Sinjai Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Iwan Irmawan didampingi Kasat Reskrim Polres Sinjai IPTU Abustam saat rilis kasus di ruang lobby Parama Datwika Polres Sinjai, Rabu (14/4/2021). ()

BERITA.NEWS, Sinjai – Polres Sinjai berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dengan menangkap tiga orang dan mengamankan delapan kendaraan sepeda motor.

Tiga lelaki yang diamankan itu di antaranya AA (24), RN (17), dan WN (19). Semuanya warga Kabupaten Sinjai.

Salah seorang pelaku, WN, selain terlibat kasus curanmor, juga diduga terlibat kasus pencurian laptop.

WN diduga terlibat pencurian laptop di ruangan Tata Usaha (TU) SMP Negeri 2 Sinjai yang beralamat di Jalan Persatuan Raya, poros Sinjai-Bulukumba, Kelurahan Sangiasseri, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai.

Hal ini sesuai Laporan Polisi Nomor LP/ 33/ X/ 2019/ RES SJI/ SEK SJI SELATAN, pada tanggal 26 Oktober 2019. Adapun barang bukti yang telah diambil yaitu 2 unit laptop dalam keadaan rusak dengan merek Axio dan Lenovo, 1 (satu) buah cas laptop dengan merek Acer, 1 buah kaca mata.

Baca Juga :  Empat Petani Diduga Dibunuh Kelompok MIT, Sejumlah Barang Milik Korban Diambil

“Pelaku WN (19), selain melakukan curanmor juga melakukan pencurian laptop di Kecamatan Sinjai Selatan dengan cara merusak pintu ruangan TU SMP 2 Sinjai Selatan,” kata Kapolres Sinjai Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Iwan Irmawan didampingi Kasat Reskrim Polres Sinjai IPTU Abustam saat rilis kasus di ruang lobby Parama Datwika Polres Sinjai, Rabu (14/4/2021).

Kini, ketiga pelaku curanmor itu telah diamankan di Mapolres Sinjai. Polisi juga mengamankan delapan sepeda motor.

Baca Juga :  Bupati Nganjuk Jadi Tersangka Kasus Lelang Jabatan

Diberitakan BERITA.NEWS sebelumnya, motif tiga pelaku melancarkan aksinya adalah karena faktor ekonomi. Ditambah lagi ketiganya kecanduan narkoba sehingga nekat melakukan aksi curanmor.

“Jadi latar belakangnya karena faktor ekonomi ditambah kecanduan narkoba hingga akhirnya bersepakat melakukan aksi curanmor,” kata Kapolres.

Atas perbuatannya, ketiga pelaku akan dijerat pasal 363 KUHP ayat 1, 2, 3 dan 4, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

  • Sulfikar