UNHAS Bersama Pemerintah Kepulan Selayar Tanda Tangan MOU Kampus Vokasi

BERITA.NEWS, Makassar – Universitas Hasanuddin (UNHAS) bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar sepakat membuka kampus vokasi yang tertuang dalam naskah kesepahaman yang ditandatangani oleh Rektor Unhas, Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA., dan Bupati Kepulauan Selayar, H. Muh. Basli Ali.

Kegiatan yang berlangsung secara luring terbatas dengan penerapan protokol Covid-19 di Ruang Rapat A, Lt. 4 Gedung Rektorat Unhas, Kampus Tamalanrea, Makassar, Senin (12/04) itu. Basli Ali mengucapkan terima kasih atas kesedian Unhas membangun Selayar bersama pemerintah.

Dirinya menjelaskan, Perguruan Tinggi merupakan satu lembaga yang strategis untuk mendorong percepatan pembangunan daerah lantaran memiliki banyak sumber daya manusia berkualitas.

“Selayar memiliki banyak sekali potensi, namun kami menyadari sepenuhnya bahwa kontribusi kami belum besar karena keterbatasan SDM. Tentu menjadi sebuah berkah bagi kami ketika Unhas bersedia membantu. MOU ini kami harapkan bisa segera diimplementasikan secepatnya dan pemerintah Selayar akan secara serius memenuhi apa yang menjadi kewajiban kami,” jelas Basli Ali.

Lebih lanjut, Bupati Kepulaun Selayar itu menjelaskan potensi dominan Kepulauan Selayar terletak pada aspek pariwisata dan perikanan. Hadirnya Unhas di Selayar sangat diharapkan dapat mengembangkan potensi tersebut dan dapat dinikmati oleh masyarakat lokal secara umum. Ia menuturkan, kerja sama ini akan menjadi awal bagi kajian riset lanjutan.

Pada kesempatan yang sama, Rektor Unhas Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA., menyampaikan, partisipasi dan keterlibatan Unhas dalam mendorong pembangunan daerah merupakan kewajiban sebagai pendidikan tinggi. Hadirnya Unhas di daerah akan semakin meningkatkan pelayanan pendidikan bagi masyarakat.

“Terkadang kendala calon mahasiswa salah satunya dari aspek ekonomi, karena wilayah mereka jauh dan membutukan biaya besar jika harus ke Makassar. Oleh karena itu, untuk meningkatkan angka partisipasi perguruan tinggi salah satunya dilakukan dengan pendirian kampus di wilayah sekitar. Ini juga berkontribusi langsung bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” jelas Prof Dwia.

Prof Dwia menambahkan Unhas sudah 3 tahun terakhir membangun kampus di luar domisili. Selayar merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Hal ini tentu diharapkan, UNHAS dapat membantu pemerintah Selayar dan menjadikan Selayar sebagai emas Sulsel.

“Unhas siap membantu sesuai kapasitas yang dimiliki seperti kurikulum maupun tenaga pengajar. Olehnya itu, kami berharap ini dapat dikoordinasikan dengan baik agar segera terealisasi dengan cepat dan insya allah segera menerima calon mahasiswa baru,” tutup Prof Dwia. Tutupnya.

Turut hadir dari pihak Unhas, Wakil Rektor Bidang Akademik (Prof. Dr. Ir. Muh.Restu, MP), Direkur Pendidikan, Direktur Komunikasi dan pimpinan terkait lainnya. Adapun mewakili pemerintah kepulauan selayar yakni Sekretaris Daerah dan beberapa Kepala Dinas terkait.

 

 

 

Alfiandis