6.546 Rumah Warga Kabupaten Kupang Rusak Diterjang Seroja

Belasan unit rumah warga di kampung Amanuban, Kelurahan Oebufu, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, hancur akibat tertimbun tanah longsor saat terjadi badai siklon tropis seroja pada Minggu (4/4/2021) lalu. (Antara/ Benny Jahang)

BERITA.NEWS, Kupang – Pemerintah Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, menyatakan 6.546 unit rumah warga di daerah itu rusak akibat terjangan badai siklon tropis seroja pada Ahad (4/4) lalu,

Ketua posko komando tangap darurat bencana Kabupaten Kupang, Obet Laha mengatakan hal itu ketika dihubungi di Kupang, Ahad (11/4/2021).

Ia mengatakan 6.546 unit rumah yang rusak akibat terjangan angin itu terdiri dari 2.043 unit rusak ringan, 963 unit rusak sedang dan 3.540 unit rusak berat.

Baca Juga :  Imbau Masyarakat Selalu Taat Prokes, Walikota: Jangan Mudik Dulu

Menurut Obet Laha yang juga merupakan Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang itu, warga yang terdampak bencana alam badai siklon tropis Seroja di kabupaten yang berbatasan dengan Oecusse, Timor Leste, sebanyak 6.071 kepala keluarga (KK) atau 24.284 jiwa.

Selain rumah warga, ada 33 unit fasilitas umum seperti fasilitas pendidikan, kesehatan, perkantoran yang ambruk dihantam badai siklon Seroja.

“Fasilitas umum yang banyak mengalami kerusakan adalah fasilitas pendidikan mencapai 16 unit. Banyak yang kondisinya rusak berat,” kata Obet Laha.

Baca Juga :  Tahun Ini Dinas PUPR Sinjai Tuntaskan 4 Ruang Jalan

Dampak badai siklon Seroja juga mengakibatkan 28 unit jembatan yang menghubungkan berbagai daerah di kabupaten ini mengalami kerusakan berat maupun ringan.

  • ANTARA