Kapolres Takalar Dampingi Petugas Kanwil Kemenkumham Sulsel Razia Lapas

Hasil razia di Lapas II B Takalar.

BERITA.NEWS, TAKALAR – Kapolres Takalar, AKBP Beny Murjayanto mendampingi Kabid Pembinaan dan Teknologi Informasi Kanwil Kementerian Hukum dan Ham Sulawesi Selatan, Rahmianto, melakukan razia di Lapas kelas IIB Takalar, Kamis malam (08/04/2021).

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Berita.news, kegiatan tersebut dimulai dengan apel siaga yang dipimpin oleh Kabid Pembinaan dan Teknologi Informasi Kanwil Kementerian Hukum dan Ham Sulawesi Selatan, Rahmianto dengan melibatkan 65 orang personel Polres Takalar, dan 10 orang personel BNNK Takalar.

“Razia ini digelar untuk memastikan keamanan didalam lapas, yaitu deteksi dini keamanan dan ketertiban, berantas narkoba, dan sinergitas dengan aparat penegak hukum,”kata Kabid Pembinaan dan Teknologi Informasi Kanwil Kementerian Hukum dan Ham Sulawesi Selatan, Rahmianto.

Baca Juga :  Densus 88 Kembali Berhasil Ringkus Terduga Teroris di Maros, Pengawai BUMN

Selain itu, razia ke blok Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai upaya pengendalian sekaligus monitoring terhadap para Narapidana (Napi). Razia itu digelar dalam rangka menyambut Hari Bakti Pemasyarakatan ke-57 Tahun 2021 sesuai dengan Surat Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nomor: PAS.2-PK.02.01.02-144.

“Barang bukti yang diamankan nantinya akan dimusnahkan dengan mengundang pihak kepolisian, kejaksaan, kodim, pengadilan, dan pihak BNK Takalar,” ujar Kepala Lapas Kelas llB Takalar, Mansyur.

Baca Juga :  Terkendala SDM, 1,069 Desa di Sulsel Belum Terima Anggaran di Triwulan 1

Sementara itu, Kapolres Takalar AKBP Beny Murjayanto mengatakan, bahwa kegiatan pendampingan razia ini dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan didalam area lapas.

“Polres Takalar siap membackup Lapas Kelas llB Takalar apabila sewaktu-waktu diperlukan pendampingan razia didalam lapas,” kata Mantan Kabag Binkar Polda Gorontalo itu.

Dalam razia tersebut petugas gabungan berbasil mengamankan gunting, pisau cukur, palu, sendok, besi, 3 Unit Handphone, serta uang tunai senilai Rp1.500.000 yang ditemukan di kamar hunian warga binaan Lapas Narkotika Sungguminasa.(*)