Program Cendekiawan Kampung Bisa Diterapkan di Sinjai, Wabup Inisiasi Beasiswa AKAR

BERITA.NEWS, Sinjai – Wakil Bupati Sinjai Hj. Andi Kartini Ottong siap untuk menginisiasi beasiswa AKAR (Andi Kartini Ottong). Hal itu dikatakannya setelah acara diskusi secara virtual dengan Cendekiawan Kampung (CK), Jumat (26/3/2021).

Menurutnya, kerja-kerja Cendekiawan Kampung adalah jawaban atas kebutuhan desa untuk menghadirkan sumber daya manusia desa yang berkualitas.

“Cendekiawan Kampung dengan para Genius Kampung yang muncul di kampung-kampung akan menjadi pengelola potensi desa,” tuturnya.

Ia menyoroti bahwa selama ini di desa-desa ketersiadaan sumber daya manusia yang berkualitas sangat terbatas. Sehingga, desa dengan segala potensinya tidak termanfaatkan dengan baik.

“Kita menyadari bahwa SDM di pedesaan memang belum begitu memadai. Dana desa yang digelontorkan ke desa belum bisa dioptimalisasi dengan baik. Sehingga banyak para kepala desa yang terjebak di lingkaran korupsi, karena itu tadi,” paparnya.

Ia menyampaikan bahwa jika kerja-kerja CK diadaptasi di Sinjai dan wilayah-wilayah Indonesia pada umumnya akan menjadi titik kekuatan dan kebangkitan bagi SDM di pedesaan.

“Kalau ini terjadi, Sinjai akan bangkit, Indonesia akan bangkit. Apa yang menjadi potensi di desa menjadi hal yang luar biasa, saya yakin sekali dengan itu,” jelasnya.

Baca Juga :  Dua Remaja Putri Tewas Tenggelam di Sungai Mandar Polman

Kerja Kolaboratif

Andi Kartini menambahkan bahwa ini merupakan tanggung jawab bersama, sehingga Sinjai siap mengadopsi kerja-kerja Cendekiawan Kampung.

“Kita akan terus gelorakan di setiap desa, termasuk di Kabupaten Sinjai. Kami terus berdoa, masa depan anak-anak muda dan anak-anak desa ini tanggung jawab kita bersama,” sambungnya.

Hadir juga dalam diskusi, Wakil Ketua DPRD Pandeglang TB Asep Rafieuddin Arief, yang juga Founder Beasiswa SABAR (Sahabat Baik Asep Rafie).

Ia menyampaikan bahwa ini merupakan kerja bersama dari berbagai sektor.

“Program beasiswa seperti ini merupakan kerja kolaboratif yang mesti menjadi spirit bersama. Ikhtiar kebaikan untuk mengembangkan sumber daya di daerah kita. Karena kemajuan daerah ditopang oleh kualitas sumber daya manusianya,” kata Asep Rafie.

Siap Diadaptasi di Sinjai

Atih Ardiansyah, CEO Cendekiawan Kampung menilai bahwa Kabupaten Sinjai telah siap untuk mengadaptasi kerja-kerja CK dengan skema beasiswa kolaboratif.

“Saya rasa Sinjai sudah punya prasyarat untuk mengadaptasi itu, ada Rumah Dongeng Sinjai dan Akar Foundation salah penggeraknya di desa sudah ada,” kata akademisi Fisip Untirta ini.

Baca Juga :  Silaturahmi Antar Pengurus, SMSI Sulsel Gelar Buka Puasa Bersama

Sementara itu, Direktur Akar Foundation Ana Arsyad berharap bahwa Cendekiawan Kampung bisa menjalar sampai ke Kabupaten Sinjai.

“Mudah-mudahan CK bisa menjalar sampai ke Kabupaten Sinjai dan beberapa bulan kedepan ada beasiswa Akar di Sinjai. Kita butuh SDM desa yang tangguh sehingga mereka siap untuk membangun desanya. Semoga CK bisa menjalar sampai Sinjai. Sehingga, jadi jalan apa yang kita harapkan,” harapnya.

Praktisi pendidikan, Eko Prasetyo Siddik juga mengharapkan agar beasiswa Akar bisa terealisasi dan menjadi jawaban atas kebutuhan SDM di pedesaan di Kabupaten Sinjai.

“Dengan beasiswa Akar, Sinjai akan memiliki desa yang semakin mengakar karena memiliki Cendekiawan Kampung. Karena Desa yang moderen menurut saya desa yang memiliki Cendekiawan Kampung,” ujarnya.

Founder Rumah Dongeng Sinjai,Yani Mirsal yang menjadi fasilitator diskusi Cendekiawan Kampung dengan Wakil Bupati Sinjai menuturkan harapannya agar beasiswa Akar bisa terwujud.

“Masih banyak pemuda desa yang belum bergairah untuk membangun desanya. Dengan adanya CK dan beasiswa Akar semoga akan menjawab itu,” tutup Yani.

  • Sulfikar