PKK Sulsel Membatik dan Tanam Pohon Bersama Anak-anak Down Syndrome

Wakil Ketua Tim Penggerak (PKK) Sulsel Naoemi Octarina.

BERITA.NEWS, Makassar – Wakil Ketua Tim Penggerak (PKK) Sulsel Naoemi Octarina melihat langsung aktivitas kegiatan pendidikan keterampilan bermain di alam oleh Anak Down Syndrome dan Anak Prasejahtera di Imperata Garden, Mall Phinisi Point Makassar, Jalan Mento Tanjung Bunga.

Kegiatan yang berlangsung hingga Selasa (23/3/2021) ini diikuti anak-anak berusia 10-17 tahun. Mereka diberi pelatihan membatik pada syal yang dipersembahkan untuk ibu mereka. Sedangkan dibawah 10 tahun akan diperkenalkan lingkungan dengan kegiatan menanam pohon.

Naoemi Octarina menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada PT Pos Indonesia Regional 10 Sulawesi Maluku yang telah menunjukkan komitmen dan perhatian terhadap anak-anak di tengah pandemi Covid-19.

“Kami dari Tim Penggerak PKK berterima kasih atas dukungan CSR PT Pos Indonesia, semoga ini bisa berkelanjutan dimana bisa membangun wadah untuk anak-anak down syndrome kepada hal-hal yang bermanfaat,” katanya.

Baca Juga :  Andi Sudirman Prioritaskan Penyelesaian Utang Rp 300 M, Baru Lanjut Stadion Mattoanging

Kepada orang tua anak down syndrome. Ia, menyebut mereka orang tua yang hebat. Bisa diberikan kesabaran dan ikhlas dalam merawat anak-anak yang memiliki kelebihan khusus.

“Untuk anak-anak down syndrome, kita perlu memberikan perhatian khusus. Kami berharap sinergitas dan dukungan para OPD terkait bisa memfasilitasi bagaimana kesehatan pada sarafnya, memantau perkembangan dan bisa memberi masukan kepada orang tua tentang perlakuan dan merawat mereka,” ujarnya.

Wakil Ketua Dekranasda Sulsel ini pun berharap, para anak-anak down syndrome bisa berbaur dengan anak normal lainnya, namun tetap dalam pendampingan.

Baca Juga :  Mensos Risma dan Plt Gubernur Sambangi Korban Bom Gereja Katedral Makassar

“Semoga mampu memberi solusi, harmonisasikan dan dekatkan anak dengan alam. Kegiatan ini, sangat baik dalam menstimulus sensori dan motorik untuk memberikan aktivitas-aktivitas yang kreatif,” tuturnya.

Sementara itu, Rahmatullah selaku Ketua Komunitas Orang Tua Anak Down Syndrome berharap pemerintah bisa memberikan dukungan.

“Pemerintah bisa memberikan dukungan kepada kepada kami, agar anak kami bisa mendapatkan haknya seperti anak lainnya, bisa berekspresi menampilkan keahlian dan bisa mendapatkan kemandirian untuk mereka,” ujarnya.

  • ANDI KHAERUL