Diduga Peras Kades, Oknum LSM Ini Terjaring OTT Polres Wajo

Oknum LSM BA saat diperiksa lantaran diduga melakukan pemerasan terhadap Kepala Desa di Wajo.

BERITA.NEWS, WAJO – Anggota Satuan Reskrim Polres Wajo berhasil mengamankan tiga oknum LSM lantaran diduga melakukan tindak pidana pemerasan salah satu Kepala Desa di Kabupaten Wajo, Senin (22/3/2021).

Menurut Kapolres Wajo, AKBP Muhammad Islam kepada Beritanews, Satuan Reskrim Polres Wajo yang dipimpin AIPDA Taufik saat itu bersama dua anggota unit tipidkor telah berhasil melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pelaku yang diduga sedang melakukan pemerasan.

“Masing-masing oknum LSM ini berinisial BA, AR dan RE dengan Motif, bahwa oknum LSM tersebut melakukan dugaan pemerasan kepada kades dengan cara memintah sejumlah uang senilai Rp.10.000.000, dengan maksud tidak akan melaporkan kepala desa tersebut ke Kejati Sulsel,” ujar AKBP Muhammad Islam.

Baca Juga :  Densus 88 Tembak Mati Terduga Teroris di Makassar

Muhammad Islam juga menambahkan bahwa, setelah itu Kades pun menyanggupi untuk memberikan uang tesebut, tetapi jumlahnya tidak cukup 10.000.000, Dan oknum tersebut mengiyakan, kemudian bertemu dan menerimanya.

“Dalam penangkapan tersebut, dari tangan pelaku anggota Tipidkor berhasil mengamankan barang bukti berupa, uang tunai pecahan 100 ribu sebanyak 89 lembar senilai Rp 8.900.000, serta 4 unit hp, 1 bundel laporan pengaduan LSM, 1 unit mobil Agya warna silver no.pol DD 1723 TJ,” ungkapnya.

Sebelumnya, AKBP Muhammad Islam juga bilang bahwa kejadian tersebut bermula saat pelaku BA, menghubungi kepala desa melaui via Handphone untuk bertemu di suatu tempat di Kota Sengkang.

Kemudian Kepala Desa menentukan tempat pertemuan di sekitar terminal Calaccu Sengkang tepatnya, di samping jasa pengiriman TIKI, sekitar pukul 12.30 pertemuan tersebut pun terjadi.

Baca Juga :  Kelompok Bersenjata Bakar Rumah Kepala Suku dan Guru di Beoga Papua

“Jadi antara kepala desa dengan BA sedang bertemu dan sementara kedua temannya menunggu di dalam mobil, BA kemudian menyerahkan bundel laporan dugaan korupsi dana desa kepada kepala desa dan kepala desa menyerahkan uang tunai senilai Rp 8.900.000,โ€œujar Ajun Komisaris Besar Polisi ini.

Selain itu diketahui, ketiga pelaku tersebut diamankan ke Mapolres Wajo bersama barang buktinya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.(*)