Karo Ops Polda Sulsel Kunjungi Sejumlah Daerah, Sempat Silaturahmi ke Amma Toa

Kepala Biro Operasi Polda Sulsel Kombes Pol Adeni Muhan Dg Pabali atau yang biasa disapa Puang Tindizzz saat mengunjungi Kajang pada hari ini, Minggu (14/3/2021).

BERITA.NEWS, Bulukumba – Menyebut suku Kajang, maka akan tergambar sebuah desa yang terletak di Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Desa Tana Toa, namanya.

Di desa itu, masyarakat setempat masih memelihara nilai tradisional dengan menjaga kesakralan tokoh ammatoa atau pemangku adat. Desa ini terletak sekira 250 kilometer dari Kota Makassar, Sulsel.

Inilah desa yang menjadi salah satu tujuan kunjungan dari Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Sulsel Kombes Pol Drs Adeni Muhan Dg Pabali MM MBA atau yang biasa disapa Puang Tindizzz pada hari ini, Minggu (14/3/2021).

Puang Tindizzz tidak sendirian. Dia ditemani istrinya. Turut mendampingi panglima perang suku Tana Toa, Ramli.

Perjalanan dari Kota Makassar ditempuh dalam waktu sekira empat jam.

Tidak mudah untuk bisa memasuki kawasan tersebut. Harus ada perjanjian lebih awal dengan pemangku adat setempat, yaitu Amma Toa. Tanpa persetujuan Amma Toa, maka tidak akan diperbolehkan memasuki daerah tersebut.

Selama ini, sudah banyak tamu yang datang bersilaturahmi. Termasuk pejabat negara.

Setelah melalui proses, Puang Tindizzz pun diterima oleh utusan dari Amma Toa.

Dengan dikawal oleh panglima Amma Toa, Amir, Puang Tindizzz masuk ke kawasan Desa Tana Toa. Dengan mengenakan baju dan celana serta hitam.

Masyarakat Kajang memang identik dengan pakaian serba hitam sebagai simbol kesederhanaan.

Sekira satu kilo perjalanan berjalan kaki dari gerbang menuju ke rumah Amma Toa. Sesampai di rumah tersebut, pejabat Polda Sulsel ini disambut oleh Amma Toa.

Mereka kemudian bercengkrama yang dipandu oleh juru bicara sekaligus panglimanya.

Dalam perbincangan itu dijelaskan tentang syarat untuk memasuki kawasan tersebut. Di antaranya dilarang memakai alas kaki dan memotret.

Selain itu, tamu yang datang juga diharuskan memakai pakaian serba hitam. Tidak diperbolehkan menggunakan kendaraan apapun untuk memasuki kawasan tersebut.

Kawasan tersebut saat ini dihuni kurang lebih tiga ribu jiwa.

Silaturahmi Kepala Biro Ops Polda Sulsel ke Kajang merupakan rangkaian “ekspedisi”-nya ke lima kabupaten untuk memantau situasi keamanan dan mengecek Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang sudah diterapkan di wilayah Sulawesi Selatan. Di samping itu, menyambut bulan suci Ramadhan.

Dari Kajang, perjalanan Puang Tindizzz dilanjutkan ke Kabupaten Jeneponto.

Rombongan dari Polda Sulsel ini disambut oleh Kapolres Jeneponto AKBP Yudha Kesit Dwijayanto beserta jajaran TNI dan masyarakat setempat.

Puang Tindizzz mengatakan saat ini ada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Karena itu, masyarakat diminta untuk mematuhinya, terutama menaati protokol kesehatan (prokes). Seperti, menerapkan 5M dalam aktivitas keseharian, yaitu Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, dan Membatasi mobilisasi dan interaksi.

“Dengan cara ini, bisa memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19. Apalagi ada varian baru yang muncul dinamakan B 117,” kata Puang Tindizzz.

Selain itu, Karo Ops Polda Sulsel ini juga menyinggung akan datangnya bulan suci Ramadhan, masyarakat diminta menjaga kondisi tetap kondusif.

Setelah dari Jeneponto, Puang Tindizzz dan rombongan melanjutkan perjalannya ke Kabupaten Bulukumba.

  • MAULANA KARIM