Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pinrang

Sekolah Transmigrasi di Buttusawe Tutup, Dinas Pendidikan Dukung Jika Difungsikan Pesantren

badge-check

					Sekretaris Dinas Pendidikan Pinrang Muzakkir Perbesar

Sekretaris Dinas Pendidikan Pinrang Muzakkir

BERITA.NEWS, PINRANG – Warga transmigrasi di Kampung Kambirang, Desa Buttusawe, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, semakin hari semakin berkurang.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Desa Buttusawe Abdul Karim.

Menurutnya, dulunya ada sekira 100 kepala keluarga (KK), namun saat ini berkurang dan tinggal 40 KK.

“Dulu banyak, sekitar 100 kepala keluarga namun saat ini tinggal 40 KK,” kata Karim

Karim juga mengatakan ada sekolah yang dibangun tahun 2008 dan pernah memiliki sekira 30 siswa. Namun sejak tahun 2010 sudah tidak digunakan lagi.

“Semua penduduk orang Jawa, banyak yang tinggalkan, otomatis anaknya yang sekolah di sini juga ikut, sebab itu semakin hari siswa di sini berkurang,” jelasnya.

Karim menambahkan jika sekolah ini pernah digunakan dengan baik, dengan mendatangkan tenaga pengajar dari sekolah tetangga berjumlah 5 orang.

“Kami meminta bantuan guru dari Kampung Maung, kebetulan ada sekolah disana. Tetapi warga transmigrasi semakin hari semakin tidak betah tinggal,” ucap Karim.

Karim berharap kepada Pemerintah untuk mengalihfungsikan bangunan sekolah ini agar warga transmigrasi atau warga setempat banyak yang minat tinggal di daerah ini.

“Mungkin bisa dialihfungsikan menjadi pesantren, sehingga masyarakat berminat tinggal di daerah tersebut,” harapnya.

Sementara itu Sekretaris Dinas Pendidikan Pinrang Muzakkir mengatakan sekolah tersebut merupakan kelas jauh dari Sekolah Dasar 299 Maung.

“Memang sudah tidak ditempati, siswanya pun kita akomodir ke SD 299, karena ini merupakan kelas jauh yang diperuntukkan bagi warga transmigrasi,” kata Muzakkir, Senin (8/3/2021).

Terkait sekolah transmigrasi yang sudah tidak ditempati, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Pemerintah setempat terkait pengalihfungsi bangunan tersebut.

“Nanti kita berkoordinasi dengan pihak terkait, supaya gedung sekolah tersebut difungsikan,” ucap Muzakkir.

Mizakkir mengatakan bahwa pihak Dinas Pendidikan mendukung jika Pemerintah Desa Buttusawe ingin menjadikan gedung tersebut sebagai pesantren.

“Kami dari pihak Dinas Pendidikan sangat mendukung jika memang pemerintah setempat ingin mengalihfungsikan, daripada gedung tersebut rusak,” bebernya.

  • June
Comments

Baca Lainnya

Rutan Pinrang Teguhkan Komitmen Berantas Narkoba dan Barang Terlarang

21 Oktober 2025 - 20:07 WITA

Halinar

Lapas Parepare Peduli: Donor Darah dan Bansos untuk Keluarga WBP

17 Februari 2025 - 15:16 WITA

Kampanye Pilkada Pinrang, Ahmadi Perkuat Sosialisasi Mitigasi Konflik

24 September 2024 - 20:26 WITA

Andi Sudirman Sapa Relawan di Kabupaten Pinrang hingga ke Kolong Rumah

31 Agustus 2024 - 17:45 WITA

Pemprov Sulsel Dorong Produk Inovatif Pisang di Pinrang

3 November 2023 - 15:38 WITA

Trending di Pemprov Sulsel