Sekolah Transmigrasi di Buttusawe Tutup, Dinas Pendidikan Dukung Jika Difungsikan Pesantren

Sekretaris Dinas Pendidikan Pinrang Muzakkir

BERITA.NEWS, PINRANG – Warga transmigrasi di Kampung Kambirang, Desa Buttusawe, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, semakin hari semakin berkurang.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Desa Buttusawe Abdul Karim.

Menurutnya, dulunya ada sekira 100 kepala keluarga (KK), namun saat ini berkurang dan tinggal 40 KK.

“Dulu banyak, sekitar 100 kepala keluarga namun saat ini tinggal 40 KK,” kata Karim

Karim juga mengatakan ada sekolah yang dibangun tahun 2008 dan pernah memiliki sekira 30 siswa. Namun sejak tahun 2010 sudah tidak digunakan lagi.

“Semua penduduk orang Jawa, banyak yang tinggalkan, otomatis anaknya yang sekolah di sini juga ikut, sebab itu semakin hari siswa di sini berkurang,” jelasnya.

Karim menambahkan jika sekolah ini pernah digunakan dengan baik, dengan mendatangkan tenaga pengajar dari sekolah tetangga berjumlah 5 orang.

“Kami meminta bantuan guru dari Kampung Maung, kebetulan ada sekolah disana. Tetapi warga transmigrasi semakin hari semakin tidak betah tinggal,” ucap Karim.

Karim berharap kepada Pemerintah untuk mengalihfungsikan bangunan sekolah ini agar warga transmigrasi atau warga setempat banyak yang minat tinggal di daerah ini.

“Mungkin bisa dialihfungsikan menjadi pesantren, sehingga masyarakat berminat tinggal di daerah tersebut,” harapnya.

Sementara itu Sekretaris Dinas Pendidikan Pinrang Muzakkir mengatakan sekolah tersebut merupakan kelas jauh dari Sekolah Dasar 299 Maung.

“Memang sudah tidak ditempati, siswanya pun kita akomodir ke SD 299, karena ini merupakan kelas jauh yang diperuntukkan bagi warga transmigrasi,” kata Muzakkir, Senin (8/3/2021).

Terkait sekolah transmigrasi yang sudah tidak ditempati, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Pemerintah setempat terkait pengalihfungsi bangunan tersebut.

“Nanti kita berkoordinasi dengan pihak terkait, supaya gedung sekolah tersebut difungsikan,” ucap Muzakkir.

Mizakkir mengatakan bahwa pihak Dinas Pendidikan mendukung jika Pemerintah Desa Buttusawe ingin menjadikan gedung tersebut sebagai pesantren.

“Kami dari pihak Dinas Pendidikan sangat mendukung jika memang pemerintah setempat ingin mengalihfungsikan, daripada gedung tersebut rusak,” bebernya.

  • June