Sebut Ekonomi Sulsel Menurun Selama 2020, Ini Penegasan Plt Gubernur Andi Sudirman

Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman (BERITA.NEWS/Andi Khaerul)

BERITA.NEWS, Makassar – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyebutkan terjadi kontraksi ekonomi selama tahun 2020. Instruksi kerja maksimal para Organsiasi Perangkat Daerah (OPD) pun lebih dipertegas.

Andi Sudirman menjelaskan, laju pertumbuhan ekonomi di Sulsel yang mengalami kontraksi hingga pada triwulan akhir di tahun 2020 menjadi acuan bagi pemerintah provinsi untuk memperbaiki kembali perekonomian di daerah ini.

Menurutnya, kondisi pandemi Covid-19 telah memberi dampak luar biasa di semua sektor, namun tahun ini pemerintah provinsi akan melakukan recovery atau perbaikan ekonomi, terutama dengan adanya program Pemilihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Kita akan koordinasi dengan semua OPD terkait untuk bisa memaksimalkan kinerja, agar pertumbuhan ekonomi kita di Sulsel bisa meningkat secara positif. Apalagi saat ini pemerintah pusat juga turut membantu melalui program pemulihan ekonomi,” ucapnya, Senin (8/3/2021).

Baca Juga :  Pelarangan Mudik Serentak Tanggal 6-17 Mei, Wilayah Mamminasata Diperketat

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel Yos Rusdiansyah memaparkan data pertumbuhan ekonomi di Sulsel Dari triwulan pertama hingga triwulan keempat di tahun 2020 alami penurunan.

Pertumbuhan ekonomi di Sulsel, pada triwulan pertama tahun 2020, angka pertumbuhan ekonomi (Q to Q) sebesar -2,90 persen, menurun di triwulan kedua menjadi -0,41 persen, dan pada triwulan ketiga meningkat drastis menjadi 8,16 persen, sementara di triwulan keempat turun menjadi -4,98 persen.

“Laju pertumbuhan ekonomi di Sulsel pada triwulan pertama di tahun 2020 berdasarkan Y on Y, sebesar 3,05 persen, di triwulan kedua menjadi -3,87 persen, di triwulan ketiga -1,10 persen, dan di triwulan keempat sebesar -0,62 persen,” jelasnya.

Baca Juga :  Pangdam Hasanuddin dan Pemprov Sulsel Siap Terapkan Larangan Jelang Idul Fitri

Adapun data pertumbuhan ekonomi berdasarkan C to C, dari data BPS, pada triwulan pertama sebesar 3,05 persen, menjadi -0,52 persen di triwulan kedua, dan di triwulan ketiga sebesar -0,73 persen menjadi -0,70 persen di triwulan keempat.

  • Andi Khaerul