Mantan Mentan Buka Raker BP Pemuda Pancasila, Dihadiri Putra Bupati Luwu

BERITA.NEWS, Makassar – Ketua Pemuda Pancasila Sulawesi Selatan St. Diza Rasyid memperkenalkan siapa siapa yang punya peran penting di organisasi Pemuda Pancasila (PP), baik yang ada pada naungan wilayah maupun dari daerah.

Sejumlah nama disebut, di antaranya putra Bupati Luwu Andi Muhammad Arham Basmin yang menjabat Wakil MPO PP Sulsel dan Ketua MPC Pemuda Pancasila Ahkam Basmin serta mantan Walikota Palopo Ahmad Syaripuddin Daud yang biasa disapa Ome, disebut-sebut pada rapat kerja Presentase Pengurus Badan Pengusaha (BP) Pemuda Pancasila yang digelar di aula Jasmine Hall Hotel Claro Makassar, Sabtu (6/3/2021).

Diza, demikian sapaan akrabnya, mengatakan ini adalah bukti bahwa organisasi Pemuda Pancasila bukan sembarang ormas.

“Arham yang ganteng dan tinggi itu anaknya Bupati Luwu, dan saudaranya ketua MPC Luwu Ahkam Basmin dan Ome itu mantan wakil Kota Palopo. Jadi kita di Pemuda Pancasila bukanlah preman, tapi orang yang punya kualitas,” ujarnya sambil menunjuk ketiganya yang duduk di bagian depan room Jasmine Hall.

Artinya, katanya, Pemuda Pancasila memiliki orang yang punya kualitas mampu memberikan yang terbaik untuk bangsa dan organisasi.

Baca Juga :  Alasan Syamsuddin Batolla Perlambat Tempo Permainan PSM Makassar

“Jadilah pengusaha yang benar, jangan permalukan organisasi. Bikin program yang bisa langsung dikembangkan, jangan yang muluk-muluk saja. Mengajak para anggota Pemuda Pancasila berbisnis comudity juga,” ujarnya.

Badan Pengusaha di PP dibentuk dengan tujuan untuk melahirkan para pemuda pengusaha yang sejalan dengan Pancasila.

Hasil bumi di Sulsel yang kaya ini dimanfaatkan dengan baik. “Pak Amran (Amran Sulaiman, mantan Menteri Pertanian) bisa membina dalam bidang pertanian sebagai mantan Mentan,” pesannya.

Mantan Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman selaku Wakil Ketua Dewan Pembina Badan Pengusaha Pemuda Pancasila Wilayah Sulsel hadir memberi sambutan sekaligus membuka orientasi pengurus rapat kerja.

Dalam sambutannya, Amran memberi motivasi kepada para peserta. Dia menegaskan bahwa Pemuda Pancasila wajib berubah. “Jangan tidur, bangun membangun bangsa menciptakan lapangan kerja,” ungkapnya.

Ia pun menceritakan bagaiamana dirinya 15 tahun yang lalu sebelum menjadi seorang menteri, mulai tidur di kasur yang berjamur, sampai ditolak cintanya karena kemiskinan. Hal itu menjadikannya motivasi hingga menjadi seorang menteri dan bertemu Presiden Amerika Bill Clinton.

“Ini saya kisahkan agar menjadi motivator untuk Pemuda Pancasila,” ujarnya.

Baca Juga :  Alasan Syamsuddin Batolla Perlambat Tempo Permainan PSM Makassar

Sementara itu Ketua Badan Pengusaha PP Wilayah Provinsi Iwan Nur mengatakan bahwa dasar pelaksaan kegiatan ini merupakan petunjuk AD/RT dan merupakan amanah organisasi. “Kami hadir di sini sebagai komitmen membangun bangsa dan negara khususnya di sektor ekonomi,” jelas Iwan Nur.

Eksistensi sebagai bagian dari Pemuda Pancasila, aktif turun ke masyarakat melakukan kegiatan sosial.

“Kami tidak mau lagi dibilang badan pembuat profosal, kami memiliki kader yang tergabung dalam kaki 5. Juga dari mahasiswa jangan lagi berpikir kalau keluar dari kampus kemana harus bekerja, tapi harus buka usaha lalu berpikir untuk mendapatkan lapangan kerja,” ungkapnya

Hadir pada kegiatan itu juga Ketua Apdesi Luwu Arfan Basmin dan Ketua Badan Pengusaha Luwu Adi.

Acara diawali dengan nyanyian lagu Indonesia Raya dan Mars Pemuda Pancasila. Kegiatan ini diperketat dengan mematuhi prokes Covid-19.

– MUH ASRI