DPRD DesaK Pemkab Maros Prioritaskan Vaksin Untuk Guru

Ketua Komisi III DPRD Maros, Rijal Abdullah.

BERITA.NEWS, Maros – Menjelang tahun ajaran baru, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maros mendesak Pemerintah daerah untuk memproritaskan pemberian vaksin kepada seluruh tenaga pendidik atau guru di sekolah Kabupaten Maros.

Hal itu pun diungkapkan langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Maros, Rijal Abdullah yang mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Maros harus lebih mengutama Vaksin bagi guru-guru yang mengajar disekolah.

“Untuk tahap dua ini kami sangat berharap agar tim gugus mempreoritaskan guru, baik yang ASN maupun honorer, sekolah negeri dan swasta. Ini penting jelang tahun ajaran baru,” kata ketua Komisi III DPRD Maros, Rijal Abdullah, Jumat (05/03/2021).

Prioritas pemberian vaksin kepada seluruh guru kata Rijal, dinilai sangat penting saat ini. Hal itu dikarenakan sudah banyak permintaan orang tua agar sekolah tatap muka bisa segera dimulai, meski tahun ajaran baru dilaksanakan pada Juni 2021 mendatang.

Belum lagi proses rekrutmen siswa baru sudah banyak sekolah yang memulai, utamanya sekolah swasta. Olehnya, vaksinasi ke guru harus lebih dipercepat.

Baca Juga :  Pengurus KNPI Sinjai Dilantik, Bupati Berharap Bisa Jadi Partner dan Mitra Pemda

“Sekarang kan sudah banyak yang buka pendaftaran yah. Belum lagi pelaksanaan ujian, kalau tidak salah bulan mei sudah mulai. Orang mau terima raport dan ijazah, makanya harus cepat,”. Terangnya.

Sebelumnya diketahui, Vaksinasi covid-19 tahap kedua oleh pemerintah daerah di wilayah ini tengah memprioritaskan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari jajaran pemkab maros dan dari lembaga lain seperti TNI-Polri.

Vaksin tersebut di peruntukkan pada 8.159 orang penerima, yang di tergetkan selesai 2 sampai 3 bulan kedepan.

“Tahap dua ini memang difokuskan ke ASN termasuk TNI-Polri. Nah guru-guru juga termasuk, baik pegawai maupun honorer. Kami sudah sampaikan ke dinas Pendidikan untuk segera melaksanakannya”. Kata Plt Kadis Kesehatan Maros, dr. Syarifuddin.

Selain itu, Syarifuddin juga menjelaskan jika angka kesembuhan Covid-19 di Maros saat ini sudah mencapai 92 persen. Pihak sekolah yang ingin melaksanakan tatap muka pun diakuinya sudah memungkinkan. Hanya saja, kementrian pendidikan belum menganjurkan hal itu.

Baca Juga :  Kapolres Parepare Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan 2021

“Kalau dari segi angka kesembuhan, kita di Maros ini sebenarnya sudah bisa melaksanakan (tatap muka). Apalagi yang daerah pelosok. Tapi kan ada aturan kementrian pendidikan kalau tatap Muka belum bisa”. Bebernya.

Khusus untuk vaksinasi guru, Dinkes berharap agar Dinas Pendidikan bisa segera mengumpulkan guru perkecamatan untuk dilakukan vaksinasi massal.

“Kita mau agar Dinas Pendidikan bisa mengumpulkan, lalu kita datang. Perkecamatan saja bisa dihubungi Puskesmasnya. Sekarang ini memang masih banyak yang belum mau divaksin”. Tutupnya. (AS)