Pemberantasan Rokok Ilegal di Sinjai, Satpol PP dan Damkar Lakukan Operasi

BERITA.NEWS, Sinjai – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Makassar bekerjasama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Damkar Kabupaten Sinjai bersinergi telah melakukan operasi (Ops) gabungan pemberantasan rokok illegal di wilayah Kabupaten Sinjai.

Ops gabungan yang terbagi dalam dua tim tersebut dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Satpol PP ke-71 yang jatuh 3 Maret 2021. Mereka menyisir 51 toko yang tersebar di wilayah Kecamatan Sinjai Utara.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kasatpol PP dan Damkar Sinjai, Agung Budi Prayogo saat dikonfirmasi awak media. Rabu (3/3/2021).

“Iyya betul, operasinya digelar Selasa (2/2/2021) kemarin, Adapun yang turun pada Ops tersebut yakni dari Bea Cukai 17 orang, Satpol PP 15 orang, Bagian Ekonomi 1 orang, dan Bapenda 1 orang, yang pimpin Kepala Bidang Penegakan Perda Dinas Satpol PP dan Damkar Sinjai, Muh. Nur Abdullah,” sebutnya

Baca Juga :  Dua Remaja Putri Tewas Tenggelam di Sungai Mandar Polman

Sementara itu, Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan, Siswo Kristyanto, mengatakan tim operasi gabungan mendatangi 51 toko baik berupa toko grosir, toko besar, maupun toko kecil, dan berhasil mengamankan sebanyak 22.700 batang rokok illegal berbagai merk yang dilekati pita cukai palsu dengan potensi kerugian negara sebesar Rp11.917.500.

“Atas temuan tim ditindaklanjuti dengan melakukan penindakan atau penyitaan atas barang tersebut sesuai dengan amanah dari Undang-Undang Cukai Nomor 39 Tahun 2007 Tentang Cukai” ungkap Siswo Kristyanto melalui keterangan tertulisnya.

Baca Juga :  Jenazah Korban Penembakan di Kabupaten Puncak Akan Dibawa ke Makassar

Selain melakukan pemeriksaan, pihaknya bersama Satpol PP Sinjai juga memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar dapat memahami ciri-ciri rokok illegal dan modus-modus pelanggaran yang sering terjadi di masyarakat.

Selain itu, tim gabungan juga melakukan pemasangan stiker Gempur Rokok Ilegal di setiap toko yang dikunjungi dalam pelaksanaan Ops gabungan tersebut.

“Kami juga sekaligus memberikan edukasi agar masyarakat atau pemilik toko dapat melaporkan apabila menemukan rokok illegal kepada petugas,” tambahnya.

Sulfikar