Kasus DBD di Parepare Menurun, Begini Penjelasan Dinkes

Ilustrasi penyakit DBD (net)

BERITA.NEWS, Parepare – Musim pancaroba saat ini membuat masyarakat harus semakin hati-hati karena rawan mudah terserang penyakit, utamanya Demam Berdarah Dengue (DBD).

Penyakit DBD jika tidak ditangani dengan cepat dapat mengakibatkan hal yang sangat serius ditambah lagi dengan pandemi covid-19 yang melanda Indonesia saat ini.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Parepare, Rahmawaty mengungkapkan bahwa kasus DBD di Kota Parepare pada tahun 2021 ini mengalami penurunan.

Baca Juga :  Abaikan Jam Operasional, Toko di Tulungagung Terancam Dicabut Ijinnya

β€œHal ini dapat dilihat dari kasus yang tercatat selama dua bulan terakhir ini di tahun 2021, kasus DBD di Kota Parepare hanya 1 kasus,” ungkap Rahmawaty kepada BERITA.NEWS, Selasa (02/03).

Rahmawaty mengatakan, melihat dari jumlah kasus yang tercatat di tahun ini, dapat disimpulkan bahwa kasus DBD di Kota Parepare terjadi penurunan.

β€œKita dapat membandingkan dari kasus tahun lalu yang mana pada bulan Januari dan Februari tercatat sebanyak 49 kasus DBD di Kota Parepare,” terangnya.

Baca Juga :  PAD Pariwisata Sinjai Menjanjikan, Kadis Disparbud: Manfaatkan Teknologi untuk Promosi

Diketahui, penyakit DBD merupakan penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk aedes aegypti. Nyamuk ini merupakan nyamuk betina yang membawa virus dengue.

  • Wahyu Ady Saputra