Sehari Sebelum Dilantik, DP-Fatma Temui Gubernur Nurdin Abdullah

Pertemuan DP-Fatma dengan Gubernur Nurdin Abdullah di kantor Gubernur Sulsel. (BERITA.NEWS/IST)

BERITA.NEWS, Makassar– Pasangan Walikota dan Wakil Walikota terpilih di Kota Makassar Mohammad Ramdan Pomanto – Fatmawati Rusdi (DP-Fatma) temui Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (NA) sehari sebelum pelantikan. Rabu (24/2/2021).

Pertemuan itu merupakan silaturahmi antara dua pihak, yang pernah diisukan beda pilihan pada pilihan politik saat Pemilihan Walikota Makassar 9 Desember 2020 lalu. DP-Fatma rencananya akan dilantik, Jumat 26 Februari 2021.

Pelantikan DP-Fatma sebagai Walikota dan Wakil Walikota Makassar rencananya juga bersamaan dengan 10 Bupati dan Wakil Bupati terpilih lainnya. Yakni, Bulukumba, Maros, Pangkep, Barru, Gowa, Selayar, Soppeng, Luwu timur, Luwu Utara dan Tana Toraja.

DP mengatakan pihaknya datang sekedar untuk silaturahmi dan melaporkan diri siap menjadi Walikota dan Wakil Walikota Makassar. Termasuk membahas beberapa rencana program penanganan pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Plt Gubernur Instruksi Dinkes Tangani Bocah Penderita Gizi Buruk di Wajo

“Saya kira dengan Pak Gub, bukan orang baru saling kenal. Saya sudah kenal sejak lama. Jadi saya kira tidak terlalu sulit untuk diwujudkan. Apalagi ada sosok perempuan. Jadi lengkap kami,” ucapnya.

Usai pertemuan, Nurdin mengajak DP-Fatma melihat beberapa ruangan di kantor Gubernur, mulai dari ruangan kerja Gubernur hingga ruangan layanan Pemerintahan yang di sulap seperti fasilitas hotel berbintang di Baruga Lounge.

“Supaya semua bisa matching selama perjalanan kami berdua bertugas. Saya kira seperti itu, artinya Pak Gub tadi menerangkan tentang kantor gubernur, saya menganggap itu perintah ke wali kota untuk memperbaiki diri dan memperbaiki ruangnya juga,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemprov Sulsel Terima Pengharapan, Plt Gubernur: Ini Untuk Nurdin Abdullah

Sementara itu, Fatmawati mengapresiasi arahan dari Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah. Ia menilai Koordinasi antara Pemprov dan Pemkot perlu dilakukan utamanya menjalankan tugas pemerintah.

“Kami butuh arahan dari Pak Gubernur, kami butuh arahan dari Provinsi,” pungkasnya.

Andi Khaerul