Pemprov Sulsel Akan Berlakukan Besaran Gaji Honorer Sesuai Jenjang Pendidikan

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah. (IST)

BERITA.NEWS, Makassar– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel rupanya telah mengatur skema baru untuk pengajian tenaga honorer di tahun anggaran 2021. Imbasnya, tidak ada yang menerima gaji sejak bulan Januari.

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengaku, lambatnya penggajian tenaga honorer itu di karenakan tengah menyesuaikan dengan skema baru penggajian di tahun anggaran 2021. Ia menegaskan gaji yang sempat tertunda tetap akan bayarkan.

“Jadi supaya clear, masalahnya bukan dicairkan. Bukan masalahnya di pencairan. Sekarang ada Pergub saya buat supaya ada standar penggajian. Ijazah SD SMA terus S1, S2, S3, itu harus dibuat kriterianya,” ucapnya. Rabu (24/2/2021).

Baca Juga :  Pangdam Hasanuddin dan Pemprov Sulsel Siap Terapkan Larangan Jelang Idul Fitri

Menurutnya, perlu ada pengklasifikasian khusus untuk besaran gaji honorer dilihat dari tingkat pendidikan. Olehnya itu, pihaknya saat ini terus melakukan penataan manajemen kepegawaian tersebut.

“Masa iya ini sama-sama, tapi ini cuma ijazah SD SMP, gajinya sama. Ini sekarang yang kita atur. Mudah-mudahan tadi saya sudah tandatangan pergubnya mudah-mudahan beberapa hari kedepan sudah jalan. Tinggal menunggu itu kok,” ujarnya.

Baca Juga :  Pelarangan Mudik Serentak Tanggal 6-17 Mei, Wilayah Mamminasata Diperketat

“(Gaji Januari ?) Kalau inikan dirapel nanti. Menderita dulu, kemudian bersenang- senang kemudian. Begitu,” tambahnya.

Informasi yang dihimpun BERITA.NEWS jumlah tenaga honorer atau Pegawai Tidak Tetap (PTT) di lingkup Pemprov Sulsel mencapai angka 11 ribu orang, termasuk Guru tingkat SMA/SMK didalamnya.

Andi Khaerul