Menanti Gebrakan PSM Makassar Tuntaskan Sanksi dari FIFA

Latihan perdana PSM Makassar (BERITA.NEWS)

BERITA.NEWS, Makassar – PSM Makassar mendapatkan sanksi mendadak dari federasi sepakbola dunia yakni FIFA beberapa waktu lalu. Tim bermarkas di Kota Makassar, Sulawesi-selatan (Sulsel) mendapat sanksi lantaran lantaran tunggakan gaji mantan pemain asingnya, Giancarlo Loper Rodrigues.

PSM pun dilarang melakukan pendaftaran pemain baik pada tingkat nasional maupun internasional kepada Klub paling lama selama 3 (tiga) periode pendaftaran atau sampai kewajiban Klub dapat diselesaikan.

“Iya benar. Itu sudah lama surat FIFA ke PSSI. Cuma sesuai direktif dari PSSI, kami harus menyampaikan ke klub sebagai operator,” kata Direktur Utama PT LIB, Ahmad Hadian Lukita beberapa waktu lalu.

Selain bermasalah dengan pemain asing asal Brasil, jajaran Manajemen PSM dikabarkan menunggak gaji hampir semua pemain lokalnya. PSM Makassar hendak diseret Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) ke National Dispute Resolution Chamber (NDRC) atau badan penyelesaian sengketa nasional. Manajemen Pasukan Ramang disebutkan menunggak gaji mayoritas pemain lokalnya.

Baca Juga :  Ini 5 Alasan MU Calon Terkuat Raih Erling Haaland

PSM Makassar terancam tidak bisa mengikuti Liga 1 2021 jika tidak membayarkan gaji Rodrigues. Lukita meminta Pasukan Ramang untuk menuntaskan kasus ini secepat mungkin.

Lukita menuturkan PSM Makassar juga belum membalas surat dari PT LIB terkait implementasi hukuman larangan mendaftarkan pemain dalam tiga periode dari FIFA.

“Klub yang mengikuti kompetisi harus membereskan permasalahan lebih dulu. Sampai saat ini, belum ada tanggapan dari PSM Makassar,” tutupnya.


PSM Makassar Lakukan Banding ke FIFA

CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin saat peringatkan ulang tahun PSM di Stadion Andi Mattalatta Mattoanging, Makassar, Senin (4/11/2019).

Usai mendapat sanksi dari FIFA, jajaran manajemen PSM Makassar langsung bergerak cepat untuk menuntaskan permasalahan tersebut. Salah satunya adalah dengan banding atas hukuman yang dijatuhkan FIFA.

Melalui Chief Executive Officer (CEO) PSM Makassar, Munafri Arifuddin, mengatakan pihaknya bakal mengajukan banding atas pemberian sanksi larangan mendaftarkan pemain selama tiga periode oleh Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA).

“Tentu kami bakal melakukan banding, tidak mungkin kami membiarkan seperti ini, kami bakal mengupayakan yang terbaik,” kata Munafri Rabu (17/2/2021) lalu.

Baca Juga :  Liga Inggris: Liverpool Akhirnya Bisa Menang Lagi

Saat ini, mantan calon Wali Kota Makassar itu akan merumuskan langkah-langkah yang ditempuh untuk banding. “Kami akan bahas secara internal dulu, tentu kami menyiapkan model dab metodenya,” tambah dia.


Suporter Harap Manajemen Tuntaskan Gaji Pemain

Red Gank. (IST)

Para suporter setia tim PSM Makassar berharap jajaran manajemen bisa menuntaskan masalah itu. Salah satunya adalah kelompok suporter Red Gank.

Presiden Red Gank, Sul Dg Kulle yang dikonfirmasi BERITA.NEWS mengatakan, PSM harus mampu memenuhi kewajiban itu.

“Harapan kami, karena itu HAK maka langka bijak adalah penuhi kewajiban, biar semua tuntas,” ujarnya, Jumat (19/2/2021).