Gubernur Nurdin Puji DP dan Pj Walikota Duduk Semeja Selesaikan Masalah

Pertemuan Prof Rudy dan Walikota terpilih Dany Pomanto.

BERITA.NEWS, Makassar – Penjabat (Pj) Walikota Makassar Prof Rudy Djamaluddin dan Walikota terpilih Mohammad Ramdan Pomanto (Danny Pomanto) akhirnya duduk bersama untuk pertama kali pasca Pilkada serentak 9 Desember lalu.

Pertemuan keduanya juga menjawab isu ketidakcocokan antara Pj dan Walikota terpilih akibat beda jalan politik pada saat Pilwalkot. Pembicaraan Danny Pomanto (DP) dan Pj Walikota Prof Rudy Djamaluddin berlangsung di Balaikota, Senin 15 Februari kemarin.

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (NA) sontak memberikan pujian atas sikap keduanya, yang dapat menjadi contoh kepada pemimpin daerah di Sulsel. Kedepankan budaya Bugis Makassar saling menghargai.

“Pemimpin itu harus menjadi suri tauladan di tengah masyarakat, termasuk bagaimana menjunjung nilai budaya Sulsel sipakatau sipakalebbi sipakainga. Inilah hasilnya, dan saya berterima kasih baik kepada Pak Danny, Prof Rudi, yang mau duduk semeja,” ucapnya, Selasa (16/2/2021).

Lebih lanjut, Nurdin mengatakan dirinya telah memberikan arahan ke Pj Walikota agar setiap kebijakan Pemkot sekiranya dikomunikasikan juga dengan Walikota terpilih saat ini, yakni Dani Pomanto.

“Usernya itu wali kota terpilih sehingga sangat penting untuk membangun komunikasi, artinya kita punya niat mau membantu tapi tentu harus dibangun komunikasi supaya niat baik kita, wali kota terpilih paham. Kemarin sudah tercapai perundingan,” ujarnya.

“Ini contoh baik, saya apresiasi, memang pemimpin itu banyak tapi yang bisa menjadi negarawan, inilah contoh kenegarawan, bahwa mau duduk semeja untuk menyesuaikan persoalan,” pungkasnya.

Diketahui, hubungan Pj Walikota dan DP sempat diisukan memanas.

Pelantikan Walikota dan Wakil Walikota terpilih yakni, DP dan Fatmawati Rusdi yang semula dijadwalkan 17 Februari dipastikan tertunda.

  • ANDI KHAERUL