Angin Kencang Terjang Luwu, Basmin Perintahkan OPD Terkait Ambil Tindakan Darurat

Bupati Luwu H Basmin Mattayang.

BERITA.NEWS, Luwu – Musibah angin kencang yang terjadi di Kecamatan Lamasi Timur, Kabupaten Luwu, Senin (15/2/2021), mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami rusak ringan sampai rusak berat bahkan menelan korban satu orang meninggal.

Data yang diperoleh BERITA.NEWS menyebutkan, dari sejumlah desa yang diterjang angin kencang, Desa Salupao mengalami kondisi terparah.

Jumlah rumah yang rusak di Desa Salupao, Bulo Londong, dan To Lemo mencapai puluhan. Yaitu, 11 rumah mengalami rusak berat dan 55 unit mengalami rusak ringan. Totalnya ada 66 rumah yang terdampak.

Sejumlah orang juga dikabarkan terluka akibat terkena material rumah yang beterbangan saat angin kencang terjadi.

Hingga saat ini, korban yang tertimpa musibah angin puting beliung masih bertahan di rumah sambil mengumpulkan puing-puing rumahnya.

Baca Juga :  Bupati Luwu Ucapkan Selamat kepada 11 Kepala Daerah yang Dilantik

Bupati Luwu H Basmin Mattayang sudah memerintahkan tim untuk segera mengambil tindakan darurat ke lokasi kejadian, seperti mendata jumlah kerugian dan menangani para warga yang menjadi korban.

Basmin juga memerintahkan langsung OPD terkait untuk mengambil tindakan darurat.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu mengungkapkan, korban luka ringan ada puluhan orang dan salah satu warga Desa salupao ditemukan meninggal dunia atas nama Rianto (36).

“Data sementara saat ini terkonfirmasi dari lokasi kejadian ditemukan satu warga yang meninggal dunia dan puluhan terluka,” kata Aminuddin dari BPBD Luwu.

Selain merusak rumah, angin puting beliung juga menyebabkan pohon tumbang hingga tertutupnya jalan di pedesaan.

Baca Juga :  Bertemu Andi Hatta, Arham Tegaskan Keluarga Basmin Mattayang Tak Ikut Musda Golkar Luwu

Kepala Dinas Perkim, Sofyan Tamrin, saat dikonfirmasi mengungkapkan jika saat ini pihaknya telah menurunkan tim cepat berjumlahkan 7 orang untuk melakukan pendataan terhadap puluhan rumah yang dikabarkan rusak akibat angin kencang siang tadi.

“Anggota sudah kita turunkan ke lokasi, sebagai bentuk respon cepat kita, seperti halnya pada bencana-bencana sebelumnya. Langkah awal itu melakukan pendataan, berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat, dan kemudian kita tentukan langkah selanjutnya,” kata Sofyan.

  • MUH ASRI