Polisi Tembak Dua Perampok Sadis yang Gondol Emas Senilai Rp500 Juta di Makassar

Polisi Tangkap dua Perampok Sadis di Makassar. (Istimewa).

BERITA.NEWS, Makassar–Jajaran Kepolisian Polrestabes Makassar berhasil mengungkap dan menangkap dua orang kawanan perampokan sadis yang terjadi di Jalan Johar, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar pada Minggu 7 Februari 2021 lalu. Dua pelaku itu bernama Juli Ardiansyah, 25 tahun dan Rahmat, 23 tahun.

Kedua pelaku itu terpaksa ditembak di bagian betis karena mencoba melawan petugas dan melarikan diri saat dilakukan penangkapan. Akibatnya, tiga butir timah panas, masing-masing bersarang dikaki kedua perampok sadis ini.

“Dengan terpaksa pelaku masing-masing diberi tindakan tegas terukur mengenai bagian betis sebelah kanan sebanyak tiga kali,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Agus Khairul kepada wartawan, Sabtu 13 Februari 2021.

Agus mengatakan, kedua pelaku ini ditangkap di dua lokasi yang berbeda.
pelaku Juli Ardiansyah ditangkap di BTN Pao-pao, Kabupaten Gowa sementara Rahmat ditangkap di Jalan Veteran, Kota Makassar.

Baca Juga :  6 Jam di Kantor Gubernur Sulsel, KPK Amankan 3 Koper 2 Kardus

“Para pelaku ini beraksi secara berkelompok mereka tak segan-segan melukai para korbannya, bahkan saat dilakukan penangkapan para pelaku melakukan perlawanan kepada petugas dengan cara membenturkan kepalanya ke petugas lalu kabur,” kata Agus.

Dalam melakukan aksinya, kata Agus, para pelaku bermodus bertamu dan mengaku diminta pemilik rumah untuk mengambil barang. Sehingga, pembantu rumah membukakan pagar dan mengizinkan mereka masuk ke dalam rumah.

Setibanya di dalam rumah mewah itu, para pelaku pun langsung beraksi dengan terlebih dahulu menyekap pembantu dalam sebuah kamar. Setelah itu, mereka leluasa menggasak barang korban.

“Sebelum merampok, mereka ini mempelajari rumah korban. Ketika pemilik rumah tidak berada di lokasi, mereka pun langsung beraksi,” ucapnya.

Agus menyebutkan, dalam peristiwa tersebut korban mengalami kerugian hingga Rp 500 juta. Karena brankas yang dibawa oleh pelaku berisikan perhiasan.

Baca Juga :  Cabuli Anak Tiri, Pria Paruh Baya Ini Diringkus Polres Pinrang

Selain itu, pelaku juga berhasil mengambil sejumlah barang elektronik, seperti handphone. Kemudian, mereka pun membagi rata dari hasil kejahatannya itu.

“Karena brankas yang berisi sejumlah perhiasan emas berhasil dibawa kabur oleh para pelaku. Akibatnya, korban mengalami kerugian hingga Rp 500 juta,” kata Agus.

Selain pelaku, lanjut Agus, polisi juga mengamankan barang bukti berupa brangkas berisi BPKB, sertifikat akte jual beli, ATM, Handphone dan beberapa perhiasan yang berhasil dijual oleh tersangka. Kerugian ditaksir 500 juta rupiah.

Hingga kini, kedua pelaku digelandang ke kantor polisi setelah menjalani perawatan akibat luka tembak di bagian betisnya. Sementara itu, polisi kini memburu tiga orang yang disebut sebagai jaringan pelaku.(*)