Berusaha Kabur, Pembobol Rumah Kosong di Palopo Ditembak Polisi

Pelaku Pencurian di Palopo menjalani perawatan medis usai ditembak polisi. (Istimewa)

BERITA.NEWS, Palopo–Jajaran Resmob Polres Palopo menangkap seorang pria bernama Udin 44 tahun yang telah melakukan pembobolan rumah kosong di Desa Lalong, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu, pada Ahad 7 Februari 2021 sekitar pukul 17.30 Wita.

Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Andi Haris Abu Bakar yang dikonfirmasi mengatakan, bahwa pelaku diamankan berdasarkan laporan polisi : LPB / 46 / VIII / 2020 / SPKT. pada tanggal 08 Agustus 2020 lalu.

“Pelaku melakukan pembobolan sebuah rumah di Perumahan PNS Non blok Kelurahan Songka Kecamatan Wara Selatan kota Palopo pada Agustus 2020 lalu,” kata Andi

Mantan Kasat Narkoba Polres Pelabuhan ini menjelaskan, bahwa awalnya korban usai melaksanakan salat subuh bersama istrinya, lalu kemudian mencari handphonenya yang ternyata sudah raib.

Baca Juga :  Buruh Bangunan Pemilik 2050 Butir Obat Daftar "G" Diringkus Sat Narkoba Polres Gowa

“Korban baru saja selesai melaksanakan sholat subuh bersama istrinya kemudian mencari handphone miliknya namun sudah tidak ada di tempat kemudian pelapor mengecek kebelakang dan melihat jendela kamar sudah terbuka,” ungkapnya.

Dijelaskan lebih lanjut, ketika korban memeriksa celana yang digantung yang berisikan uang tunai Rp 8.000.000 dan dua handphone merek Samsung A11 warna hitam dan Samsung J7 core warna putih sudah raib.

“Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp 12.000.000 dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek wara selatan,” paparnya

Usai kejadian itu, kata Andi Haris, Resmob Polres Palopo langsung melakukan serangkaian penyelidikan terkait pencurian pemberatan hingga akhirnya memperoleh informasi keberadaan pelaku.

“Keberadaan pelaku sudah diketahui, kemudian pada saat dilakukan penggrebekan pelaku melarikan diri lewat pintu belakang hingga team melakukan pengejaran,” ujarnya

Baca Juga :  LHKPN Tidak Lengkap, KPK Surati 239 Penyelenggara Negara

Saat dikejar, lanjut Andi Haris, polisi memberikan tembakan peringatan 3 kali ke atas namun pelaku tidak mengindahkan malah berusaha untuk melakukan perlawanan, hingga akhirnya diberikan tindakan tegas dan terukur.

“Akibatnya dengan sangat terpaksa anggota langsung melakukan tembakan ke arah kaki namun pelaku tertembak di badan bagian belakang atas kejadian pelaku di bawah ke RSUD RAMPOANG Kota Palopo guna mendapatkan perawatan medis,” terang AKP Andi Haris.(sup)