Randis Masih Dikuasai Pensiunan ASN, Gubernur Nurdin: Harus Dikembalikan

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (Dok. Pemprov)

BERITA.NEWS, Makassar – Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (NA) angkat bicara soal pernyataan Tim Korsubgah Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) yang menyebut ada banyak catatan kendaraan dinas (Randis) pensiunan ASN belum kembalikan.

NA mengatakan pihaknya sudah melakukan pembicaraan soal pernyataan Kepala Satgas Pencegahan Direktorat KPK Niken Ariati beberapa waktu lalu usai melaksanakan pertemuan di Toraja Room Kantor Gubernur.

“Sudah kan ini yang kita bicarakan. Sudah, harus dikembalikan dong. Makanya sekarang penataan aset,” tegasnya, Jumat (29/1/2021).

Diberitakan sebelumnya, Kepala Satgas Pencegahan Direktorat KPK Niken Ariati mengaku pihaknya mendapat banyak temuan sejumlah kendaraan dinas yang dulunya dipakai para pejabat ASN belum dikembalikan saat pensiun. Harusnya menjadi catatan aset daerah.

Baca Juga :  Plt Gubernur Instruksi Dinkes Tangani Bocah Penderita Gizi Buruk di Wajo

“Kalau kami tadi konsennya masalah kendaraan dinas. Masih banyak yang dimiliki oleh pejabat lama,” ucapnya usai pertemuan di Toraja Room Kantor Gubernur Sulsel Jalan Urip Sumoharjo, Rabu (27/11/2021) lalu.

Niken mengatakan, tindakan menahan atau tidak mengembalikan kendaraan usia memasuki masa pensiun merupakan bentuk pelanggaran. Musti ditindak tegas, bisa berujung pidana, mengambil aset negara.

Baca Juga :  Dianggarkan Rp 24 Miliar di 2021, Proyek Masjid 99 Kubah Ditawar 7 Perusahaan

“Sementara kita minta supaya dipertegas sanksinya. Minta bersurat segera. Surat peringatan satu, dua, tiga. Kalau enggak kita laporkan ke Apgakum (Aparat Penegak Hukum). Sebenarnya konteksnya seperti itu saja supaya lebih disiplin lagi,” ujarnya.

  • ANDI KHAERUL